Peserta CPNS Bawa Jimat, Ini Tanggapan MenPAN-RB Tjahjo Kumolo

Farih Maulana Sidik - detikNews
Jumat, 07 Feb 2020 12:24 WIB
MenPAN-RB Tjahjo Kumolo
MenPAN-RB Tjahjo Kumolo (Foto: Farih Maulana Sidik/detikcom)
Banjarmasin -

Peserta tes CPNS masih ada saja yang membawa jimat dengan anggapan bisa lulus tes. Bagaimana respons Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN RB) Tjahjo Kumolo?

Tjahjo mengatakan dalam seleksi CPNS kali ini bukan jimat yang bisa meloloskan para peserta. Menurutnya, kemampuan diri sendiri dalam menjawab soal-soal tes yang akan membuat para peserta lolos.

"Masalah pribadilah. Jimat kan bisa doa, bisa secara fisik. Yang bisa meloloskan dia jadi CPNS diri dia sendiri, tidak ada bantuan orang lain, hanya Tuhan yang Maha Kuasa," kata Tjahjo seusai mengisi acara Hari Pers Nasional (HPN) 2020, di Hotel Aria Barito, Jalan MT Haryono, Banjarmasin Tengah, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Jumat (7/2/2020).

Tjahjo menyebut kemampuan yang mumpuni yang akan memudahkan peserta menjawab soal-soal tes tersebut. Hal tersebut bukan tanpa alasan, menurut Tjahjo, soal-soal tes tersebut seusai dikerjakan para peserta akan langsung keluar hasilnya.

"Karena memang langsung dikerjakan, langsung keluar hasilnya," katanya.

Tjahjo memastikan dalam seleksi CPNS tahun ini tidak akan ada kecurangan dengan cara campur tangan orang dalam. Menurutnya, jika pun ada itu hanyalah penipuan.

"Nggak ada, walaupun usaha-usaha penipuan masih ada. Kita hanya mengingatkan hati-hati penipuan, laporkan polisi," katanya.

Diketahui sebelumnya, masih ada yang belum kapok membawa hal-hal berbau klenik seperti jimat saat pelaksanaan tes calon pegawai negeri sipil (CPNS). Kali ini, petugas seleksi CPNS mendapati ada peserta yang membawa jimat saat tes SKD CPNS di Universitas Dian Nuswantoro (Udinus), Semarang. Begini ceritanya.

Udinus Semarang menjadi lokasi tes CPNS yang diikuti 35.980 dari tujuh kabupaten/kota di Jateng mulai 27 Januari hingga 15 Februari 2020. Ketujuh daerah tersebut ialah Kota Semarang, Kota Pekalongan, Kota Tegal, Kabupaten Batang, Kabupaten Tegal, Kabupaten Brebes, dan Kabupaten Wonosobo.

Dalam salah satu pelaksanaan tes tersebut, Ketua Pelaksana dari Udinus untuk CAT CPNS 7 Kabupaten dan Kota di Jawa Tengah, Mohamad Sidiq mengaku telah dua kali menemukan jimat.

"Dua kali ketemu jimat, berupa kertas tulisan Arab gundul sama kayak katapel, kecil," ujar Sidiq, kepada detikcom di kampus Udinus, Jalan Imam Bonjol, Semarang, Kamis (6/2).

Tonton juga Coba-coba Jadi Joki CPNS di Makassar, 2 Pria Ditangkap! :

[Gambas:Video 20detik]

(dhn/dhn)