Polisi Ungkap Penganiayaan yang Tewaskan Lutfi di Ground Zero Bali

Angga Riza - detikNews
Kamis, 06 Feb 2020 14:29 WIB
Angga Riza-detikcom/ Polisi mengungkap kasus penganiayaan Lutfi di Ground Zero Bali
Foto: Angga Riza-detikcom/ Polisi mengungkap kasus penganiayaan Lutfi di Ground Zero Bali
Denpasar -

Polisi merilis hasil penyidikan terkait kasus tewasnya M Lutfi (26) yang diduga mencuri helm di dekat monumen Ground Zero Bali.

"Satreskrim Polsek Kuta bersama dengan Satreskrim Polresta Denpasar yang di-backup satgas CTOC (Counter Transnational and Organize Crime) berhasil mengungkap kasus tindak pidana secara bersama-sama di muka umum. Pelaku kita amankan ada 4 orang," kata Kapolresta Denpasar Kombes Ruddi Setiawan kepada wartawan saat jumpa pers di Polsek Kuta, Kamis (6/2/2020).

Pelaku yang ditangkap I Wayan Mahendra, I Wayan Widarta, Wayan Sudanta dan I Wayan Miasa. Mereka disebut polisi mengeroyok M Lutfi dengan menginjak kepala korban, menendang dan memukul pelaku.

"Ini yang menginjak kepala korban memukul korban dalam posisi menggunakan sepatu," ujar Ruddi.

Dari hasil visum, korban diketahui meninggal karena hantaman benda tumpul.

"Bari hasil visum luka-luka meninggalnya korban ini ditemukan adanya resapan darah di otot leher kiri bagian luar di dalam dada. Ada pendarahan di dalam dan pada tengkorak otak mengandung darah. Korban meninggal karena benda tumpul, korban sudah satu tahun tinggal di Bali," tutur Ruddi.

Sedangkan terkait dugaan pencurian helm, polisi belum menemukan bukti berdasarkan penyelidikan.

"Kalau hasil penyelidikan kami belum cukup bukti korban melakukan tindak pidana," katanya.

(fdn/fdn)