Getaran Gempa M 6,3 Bangkalan Madura Dirasakan hingga Pangandaran

Arief Ikhsanudin - detikNews
Kamis, 06 Feb 2020 07:03 WIB
Alat pendeteksi gempa Seismograf.  Zainal Abidin/detikcom.
Foto: Zainal Abidin

Gempa bumi di kedalaman sekitar 641 kilometer itu merupakan jenis gempa bumi dalam. Ada pergerakan di pertemuan lempengan Indo-Austria, dan Eurasia.

"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dalam, akibat adanya aktivitas subduksi lempeng Indo-Australia yang menyusup ke bawah lempeng Eurasia. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi ini memiliki mekanisme pergerakan normal/turun (normal fault)," kata Rahmat.

BMKG meminta kepada masyarakat untuk tetap tenang. Selain itu, mereka harus memperhatikan keamanan gedung dan bangunan di sekitar mereka.

"Kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah," kata Rahmat.

Halaman

(aik/aan)