Pengacara Sopir Taksi Online Ragukan Surat Tolak Didampingi Saat BAP

Zunita Putri - detikNews
Rabu, 05 Feb 2020 18:40 WIB
Sidang Ari Darmawan
Foto: Sidang Ari Darmawan (Zunita/detikcom)

Ari Darmawan didakwa melakukan melakukan pencurian dengan kekerasan terhadap penumpangnya saat sedang bekerja sebagai taksi online. Ari disebut jaksa mencuri barang-barang berharga penumpangnya.

Ari juga sudah mengajukan eksepsi atau nota keberatan atas dakwaan itu. Ari mengaku keberatan dengan dakwaan karena menilai dakwaan itu tidak benar.

Hakim PN Jaksel Achmad Guntur pun menolak eksepsi itu. Hakim menilai eksepsi Ari tidak memiliki alasan hukum kuat.

"Menimbang untuk menentukan eror in persona tidak bisa diputuskan dalam materi keberatan tanpa adanya pembuktian. Oleh karena itu materi keberatan eror in persona tidak diterima," kata hakim Guntur.

"Menimbang setelah majelis hakim meneliti surat dakwaan jaksa penuntut umum, ternyata syarat-syarat dakwaan sudah ditentukan sesuai KUHAP yang dibacakan jaksa penuntut. Oleh karena itu, materi keberatan tidak menyebabkan dakwaan batal dan tidak sah. Disamping itu juga terdakwa membuat pernyataan menolak untuk didampingi penasihat hukum," sambungnya.


(zap/idh)