Polisi: Tersangka Pekerja Bank Tak Hanya Jual Data Ilham Bintang

Samsudhuha Wildansyah - detikNews
Rabu, 05 Feb 2020 14:09 WIB
Polda Metro Jaya merilis kasus pembobolan rekening milik Ilham Bintang (Samsdhuha Wildansyah/detikcom)
Polda Metro Jaya merilis kasus pembobolan rekening milik Ilham Bintang (Foto: Samsdhuha Wildansyah/detikcom)
Jakarta -

Satu dari 8 tersangka yang dijerat polisi dalam kasus pembobolan rekening Ilham Bintang ternyata seorang pegawai bank. Dia disebut sudah beberapa kali menjual data nasabah bank--bukan hanya Ilham Bintang--ke para pelaku kejahatan.

"(Tersangka berinisial) H, laki-laki. Dia kerja di salah satu bank di Jakarta, ini Bank Bintara Pratama Sejahtera," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (5/2/2020).

Diketahui H merupakan Hendri Budi Kusumo. Dia disebut polisi berperan menjual data nasabah bank karena memiliki akses pada Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) pada Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Sementara itu tersangka lain yang dijerat yaitu D, R, HN, W, AY, TR, dan JW.

"H punya akses bisa dapat SLIK OJK atau slip OJK. Di situ ada data-data pribadi lengkap seseorang yang memiliki rekening atau limit rekening yang ada secara random dia bisa tahu semua," kata Yusri.

"Dia menggunakan kewenangannya ini untuk berbuat jahat, dia menjual ke orang-orang yang nggak bertanggung jawab termasuk ke D," sambungnya.

Dalam kesempatan yang sama, Panit 2 Subdit 4 Jatanras Polda Metro Jaya Kompol Hendro Sukmono menyebut perbuatan H itu bukan hanya sekali ini dilakukan. Tercatat, H sudah menjual data nasabah selama 1 tahun terakhir.

"Dia jual sejak Januari 2019. Dia jual dulu dari Januari sampai Desember 2019 dia jual Rp 100 ribu (per satu data). Per 6 Januari dia jual Rp 75 ribu," kata Hendro.

selanjutnya Selanjutnya
Halaman
1 2