RS Parikesit Kukar Kaltim Isolasi 1 WN Malaysia Suspect Virus Corona

Yovanda - detikNews
Rabu, 05 Feb 2020 11:53 WIB
Pihak RSUD AM Parikesit Kukar Kaltim memberi keterangan pers soal penanganan WN Malaysia suspect virus corona (Yovanda/detikcom)
Pihak RSUD AM Parikesit Kukar Kaltim memberi keterangan pers soal penanganan WN Malaysia suspect virus corona (Yovanda/detikcom)
Samarinda -

RSUD AM Parikesit Tenggarong Seberang, Kalimantan Timur, menerima pasien asal Malaysia yang diduga terjangkit (suspect) virus Corona. Pasien tersebut kini dirawat di ruang isolasi.

Plh Dirut RSUD AM Parikesit, Martina Yulianti, mengatakan pasien datang ke Tenggarong, Kutai Kartanegara, untuk urusan kerja. Dia bekerja di salah satu perusahaan sawit di Kecamatan Kembang Janggut.

"Jadi semalam, kami menerima pasien dari Kembang Janggut. Pasien ini berasal dari Negara Malaysia, keluhannya demam dan batuk. Jadi pasien ini masuk dalam pemantauan dan harus diisolasi," jelas Martina kepada wartawan, Rabu (5/2/2020).

Dia mengatakan sebenarnya pasien itu tidak terpapar langsung oleh orang-orang yang terkena virus Corona karena tidak pernah ke Wuhan, China. Namun karena Malaysia telah mengkonfirmasi beberapa warganya positif terjangkit Corona, pihaknya harus mengisolasi pasien tersebut karena memiliki keluhan seperti penderita Corona.

"Semula pasien mengeluhkan demam, sudah minum obat tapi tidak sembuh. Karena dia dari Malaysia, akhirnya langsung dibawa ke sini. Kita rawat di ruang isolasi, dia sendirian," jelasnya.

Untuk penanganan, lanjut dia, sesuai dengan pedoman kewaspadaan dini terhadap virus Corona yang dikeluarkan Kementerian Kesehatan, langkah awal dilakukan pemeriksaan dengan menentukan kategori sesuai prosedur operasional. "Pemantauan itu hanya langkah awal, jadi itu hanya perlu pemantauan, diawasi. Itu kategori paling ringan," katanya.

Selanjutnya, perawatan pasien tersebut cukup dilakukan perawatan di ruang isolasi. Tujuannya agar pasien tidak berpotensi menularkan penyakitnya.

"Pasien dipantau apakah ada perburukan, nanti ketika demam dan batuknya berkurang, kita pindahkan ke ruang biasa dan dipulangkan," sebutnya.

Dia meminta warga Kalimantan Timur tidak khawatir karena RSUD AM Parikesit akan merawat pasien dengan baik dan tidak lepas dari pemantauan. "Pasien dirawat dengan baik, jadi menurut kami tidak perlu ada yang dikhawatirkan," pungkasnya.

(jbr/jbr)