Pemprov DKI Kaji Rute Alternatif LRT Pulogadung-Kebayoran Lama

Dwi Andayani - detikNews
Rabu, 05 Feb 2020 11:32 WIB
Kadishub DKI Jakarta Syafrin Liputo (Dwi Andayani/detikcom)
Kadishub DKI Jakarta Syafrin Liputo (Dwi Andayani/detikcom)
Jakarta -

Pemprov DKI Jakarta tengah mengkaji kembali rute alternatif LRT Pulogadung-Kebayoran Lama. Pengkajian ini disebut sesuai dengan hasil evaluasi Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

"Sedang kami kaji, kami memang mengusulkan Pulogadung dan ada impitan dengan MRT sepanjang 14 kilometer. Nah sekarang begitu ada informasi dari Kementerian untuk dicari rute atau alternatif lain, itu yang sedang kami kaji," ujar Kadishub DKI Jakarta Syafrin Liputo di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (5/2/2020).

Syafrin mengatakan pihaknya telah menerima surat evaluasi dari Kementerian Perhubungan. Menurutnya, sesuai dengan arahan, pihaknya diminta melakukan penyesuaian rute.

"Melakukan kajian dengan menyesuaikan rute dan sebenarnya dalam pola transportasi makro, sebenarnya ada LRT untuk blue line dan green line. Ini yang kita coba buka lagi untuk kita hidupkan," tuturnya.


Sebelumnya, berembus kabar bahwa proyek LRT fase II tersebut dibatalkan. Namun, Syafrin menyebut pembangunan tetap dilanjutkan.

Hal itu disebut karena saat ini kebutuhan akan angkutan umum massal terbilang tinggi. Jadi, menurutnya, peningkatan kualitas jalan berbasis rel akan didorong.

"Tetap lanjut, kan kebutuhan untuk angkutan umum massal sangat tinggi. Jadi semua upaya untuk meningkatkan kuantitas jaringan dalam artian untuk jalan berbasis rel, kami akan terus dorong," kata Syafrin.

Simak Juga Video "Jokowi Pastikan LRT-Kereta Cepat 'Bertemu' di Halim"

[Gambas:Video 20detik]

(dwia/gbr)