Lapor Kondisi Terkini, Bupati-Ketua DPRD Natuna Datangi Menko Mahfud

Jabbar Ramdhani - detikNews
Selasa, 04 Feb 2020 08:13 WIB
238 WNI yang dievakuasi dari Wuhan, China, sudah tiba di Batam. Mereka lantas dipindahkan ke 3 pesawat TNI AU yang akan membawanya ke Natuna.
Kedatangan 238 WNI yang dievakuasi dari Wuhan, China, sudah tiba di Batam (dok. Kemlu RI)
Jakarta -

Wakil Bupati Kepulauan Natuna, Kepulauan Riau, Ngesti Yuni Suprapti, terbang ke Jakarta. Dia akan melaporkan kondisi terkini di Natuna di Kemenko Polhukam.

"Saya lagi di Kemenko Polhukam. Bahas kondisi di Natuna," kata Wabup Ngesti saat dihubungi, Selasa (4/2/2020).

Berdasarkan agenda kegiatan yang dibagikan pihak Kemenko Polhukam, rapat mengenai Natuna ini akan digelar pukul 08.00 WIB. Menko Polhukam Mahfud Md akan menerima Bupati Natuna Abdul Hamid Rizal, Wabup Ngesti, dan Ketua DPRD Natuna Andes Putra.



Menko Mahfud akan didampingi Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, Kapolri Jenderal Idham Azis, dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto.

Diketahui, Indonesia baru saja mengevakuasi 238 warga negara Indonesia (WNI) dari Wuhan, China. Saat ini mereka tengah menjalani masa observasi di Natuna.

Hanya saja kehadiran mereka memicu protes dari warga Natuna. Warga Natuna tak terima atas keputusan pemerintah menjadikan wilayahnya sebagai lokasi observasi. Mereka menggelar aksi sejak Jumat (31/1).

Wabup Ngesti pernah meminta pemerintah pusat memberi penjelasan lengkap soal penanganan WNI dari Wuhan sehingga tidak menimbulkan kekhawatiran. Warga sempat menggelar demo di Lanud Raden Sadjad, juga di kantor DPRD Natuna.