SDA PUPR Minta Anies Segera Bebaskan Lahan untuk Normalisasi Ciliwung

Dwi Andayani - detikNews
Minggu, 02 Feb 2020 19:37 WIB
Direktur Sungai dan Pantai Ditjen Sumber Daya Air Kementerian PUPR Jarot Widyoko
Direktur Sungai dan Pantai Ditjen Sumber Daya Air Kementerian PUPR Jarot Widyoko (Foto: Dwi Andayani/detikcom)
Jakarta -

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) meminta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan segera melakukan pembebesan lahan untuk normalisasi Kali Ciliwung. Kementerian PUPR menyebut pihaknya akan segera membuat dinding penahan air.

"Mohon semoga ini segera dikembalikan (pembebasan lahan), agar sepadan ini bebas dari permukiman. Kami akan membuat sheet pile, atau parapen," ujar Direktur Sungai dan Pantai Ditjen Sumber Daya Air Kementerian PUPR Jarot Widyoko di underpass Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (2/2/2020).


Jarot mengatakan air di Kali Ciliwung tidak hanya dapat ditangani dengan normalisasi. Namun, perlu ditambahkan perlakuan khusus berupa pemasangan dinding penahan air.

"Karena kami tahu kapasitas sungai yang dijaga, air ini tidak mampu hanya dengan normalisasi saja, harus dengan perlakuan khusus dengan membuat parapen, tebing. Itu yang menjadi tupoksi kami," kata Jarot.

Jarot menyebut proses normalisasi tidak berjalan sejak 2017 karena tidak adanya penertiban di area sempadan. Sempadan sendiri merupakan batas luar pengaman sungai untuk mendirikan bangunan.

"Karena tahun 2017 kami mengembalikan Rp 40 miliar karena tidak ada penertiban sempadan. Sempadan kan milik sungai, tapi digunakan masyarakat," tuturnya.


"Kami akan menunggu, karena punya sheet pile banyak, kami sudah siap ternyata tidak berjalan lancar penertiban sempadan sungai itu," sambungnya.

Menurut Jarot, dari 33 Km panjang Kali Ciliwung, baru 16 km yang telah dinormalisasi. Dia mengatakan pihaknya akan mengerjakan normalisasi bila pembebasan lahan telah dilakukan.

"Intinya gini lah, Simatupang-Manggarai itu ada 33 Km, yang sudah kita kerjakan 16 Km, masih ada 17 Km. Mana yang sudah ditertibkan sempadannya kami masuk," kata Jarot.

Tonton juga Kata Menteri PUPR soal Revitalisasi Monas yang Disetop :

[Gambas:Video 20detik]

(dwia/azr)