Wamendes: BUMDes Harus Jadi Pusat Perdagangan Desa

Nurcholis Ma'arif - detikNews
Sabtu, 01 Feb 2020 17:32 WIB
Budi Arie Setiadi
Foto: kemendes PDTT
Jakarta -

Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Budi Arie Setiadi menyebut keberadaan BUMDes harus menjadi pusat perdagangan dan distribusi desa. Hal ini, kata Budi, akan membantu pergerakan ekonomi masyarakat pedesaan dengan membeli barang-barang kebutuhan sehari-hari dengan harga lebih baik dan juga dapat memasarkan produk produk unggulan desa.

"Masyarakat desa itu produsen dan juga konsumen. Keberadaan BUMDes harus memberi efek dan daya ungkit pertumbuhan ekonomi di desa," ujar Budi Arie dalam keterangan tertulis, Sabtu (1/2/2020).

Wamendes: BUMDes Harus Jadi Pusat Perdagangan DesaFoto: kemendes PDTT

Budi mengatakan dari sekitar 370-an desa di Kabupaten Malang, baru 60%-nya yg memiliki BUMDes. Oleh karena itu, kata dia, pendirian dan perkembangan BUMDes harus terus dilakukan.Hal itu diucapkannya dalam acara dialog dengan kepala desa dan penggiat BUMDes se-Kabupaten Malang di Pendopo Kabupaten Malang, Sabtu (1/2).

"Indonesia Maju itu akan terwujud jika desanya maju. Dan kemajuan desa karena ekonomi di desa bergerak, kemiskinan diberantas dan banyak kreasi-kreasi produktif muncul dari desa, baik itu di bidang pertanian, pariwisata, dan lainnya," jelas Budi.

Wamendes: BUMDes Harus Jadi Pusat Perdagangan DesaFoto: kemendes PDTT

Dialog mengenai Perkembangan BUMDes se-Kabupaten Malang tersebut turut dihadiri oleh Bupati Malang H.M Sanusi dan Ketua DPRD Kabupaten Malang Didi Gatot Subroto."Dengan menjadikan BUMDes sebagai pusat perdagangan dan distribusi desa, seluruh potensi desa bisa dikembangkan," pungkas Budi.

Simak Video "Jokowi Keluhkan Peranan BUMDes: Harus Direvitalisasi!"

[Gambas:Video 20detik]

(mul/ega)