Heboh Pencurian Velg Ban Mobil di Bekasi, Simak Tips ini dari Polisi

Isal Mawardi - detikNews
Jumat, 31 Jan 2020 23:14 WIB
Garis Polisi/Police Line. Dilarang melintas garis polisi
Foto: Bagus Kurniawan/detikcom
Bekasi -

Beberapa hari lalu warga Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, dihebohkan oleh viralnya video pencurian velg ban mobil. Pelaku telah ditangkap polisi.

Kapolres Metro Bekasi Kombes Hendra Gunawan mengimbau warga agar lebih waspada saat memarkirkan kendaraannya. Polisi memberikan sejumlah tips bagi pengemudi agar tidak menjadi korban kasus serupa.

"Tipsnya pengamanannya harus ditingkatkan, yang pertama, dia harus parkir di tempat parkir yang mudah terjangkau oleh petugas keamanan atau (di dekat) masyarakat lain, jangan di tempat sepi," ujar Kombes Hendra ketika dihubungi detikcom, Jumat (31/1/2020).

Kemudian, ia mengimbau pengemudi agar memarkirkan kendaraannya pada posisi yang terjangkau oleh kamera CCTV. Hal itu guna mempermudah masyarakat dan polisi untuk mengidentifikasi pelaku.

Hendra mengatakan perlu adanya peran dari sejumlah pihak untuk mencegah adanya aksi pencurian velg ban. Petugas sekuriti, menurut Hendra, memiliki peran penting dalam meningkatkan pengamanan.

"Untuk petugas keamanan, untuk meningkatkan metodenya, tidak hanya stasioner di pos, tapi juga patroli," kata Hendra.

Selain itu, warga harus peduli terhadap lingkungan sekitar. Terutama saat melihat hal-hal yang mencurigakan.

"Masyarakat harus ini peduli terhadap fenomena-fenomena yang mencurigakan, itu kan sebetulnya kasus itu (pelaku) banyak yang melihat, artinya ada yang melihat, tapi dipikir itu kendaraan sendiri (milik pelaku)," tutur Hendra.

"Masyarakat yang melihat itu permisif, nggak mau menanyakan, 'Sedang apa?'. Minimal membantu atau menanyakan, sehingga (kewaspadaan terhadap) hal-hal yang mencurigakan itu perlu ditingkatkan," lanjutnya.

Sebelumnya diberitakan, aksi pencurian velg mobil viral di media sosial. Pencurian itu diketahui terjadi pada Mei 2019.

Polisi kemudian menangkap pelaku bernama Sopyan di kawasan Sukatani, Kabupaten Bekasi. Sopyan kini diperiksa intensif di Polres Metro Bekasi. Tersangka dikenai Pasal 363 KUHP dan terancam hukuman 7 tahun penjara.

(isa/mea)