Paloh-Sohibul Bertemu, NasDem DKI Tak Dapat Perintah Dukung Cawagub PKS

Arief Ikhsanudin - detikNews
Kamis, 30 Jan 2020 21:08 WIB
Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh menerima kunjungan dari Presiden PKS Sohibul Iman di DPP Partai Nasdem, Jakarta, Rabu (29/1/2020). Kunjungan ini dilakukan sebagai balasan atas bertandangnya Ketua Umum Partai Nasdem ke DPP PKS beberapa waktu lalu.
Foto: Grandyos Zafna
Jakarta -

Pertemuan antara Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh dengan Presiden PKS Sohibul Iman tak berimbas dukungan untuk Calon Wakil Gubernur (Cawagub) DKI Jakarta. Fraksi NasDem DPRD DKI Jakarta mengaku tak mendapat perintah untuk mendukung Cawagub dari PKS Nurmansjah Lubis.

"Nggak ada (permintaan mendukung Nurmansjah). Normatif pertemuan biasa," ucap Wakil Ketua Fraksi NasDem DPRD DKI Jakarta, Nova Harivan Paloh, saat dihubungi, Kamis (30/1/2020).



Menurut Nova, Fraksi NasDem DKI Jakarta memiliki wewenang untuk menentukan pilihan. Tidak ada jalur komando dari DPP untuk memerintahkan mendukung salah satu calon.

"Yang mengetahui kondisi, masalah Jakarta kan tujuh anggota DPRD ini kan. Jadi memang kita yang berikan masukan terbaik bagaimana mendampingi Gubernur," ucap Nova.

Sampai saat ini, belum ada calon yang datang ke ruang Fraksi NasDem. Gerindra baru mengajukan surat pemberitahuan agar Achmad Riza Patria menyambangi Fraksi NasDem.

"Kami beri ruang pada dua cawagub untuk silaturahmi ke kami, yang sudah kirim surat Gerinda, kami ada balasan surat, Minggu depan jadwalkan," kata Nova.



Nova menilai silaturahmi calon menjadi hal yang penting. Di sana, akan diketahui bagaimana pandangan masing-masing calon terhadap masalah Jakarta.

"Kami berinteraksi dengan Cawagub bagaimana program Jakarta ke depan atasi banjir, kemacetan. Jadi nanti kita penggodokan di situ. Kalau PKS datang ke kita, silaturahmi sah-sah saja," ucap Nova.

Sebelumnya, Sohibul Iman bertemu dengan Surya Paloh di Kantor DPP NasDem, Jalan RP Soeroso, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (29/1). Sohibul Iman berbicara kesamaan visi dan misi antara PKS dan NasDem dan pelukan kebangsaan.

"Sebagai dua sahabat yang bertemu, tentu banyak hal yang kami bahas. Saya ingin sampaikan beberapa hal, pertama kami saling menyampaikan quote-quote progress report sejak kami bertemu di DPP PKS," kata Sohibul Iman.

(aik/idn)