Round-Up

Saat Yasonna Laoly Diminta 'Susul' Ronny Sompie

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 29 Jan 2020 21:14 WIB
Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly mengikuti rapat kerja dengan Komisi III DPR di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (21/1/2015). Rapat ini mengagendakan penjelasan Menkumham soal rencana strategis dan target Kemenkum HAM yang berfokus pada penyelesaian permasalahan over kapasitas narapidana dan masalah lainnya.
Menkum HAM Yasonna Laoly (Foto: Lamhot Aritonang/detikcom)
Jakarta -

Tentang seorang buronan KPK Harun Masiku berimbas pada lengsernya Ronny F Sompie dari jabatannya sebagai Direktur Jenderal Imigrasi. Namun suara lain mendorong agar atasan Ronny ikut menyusul yaitu Yasonna H Laoly.

Bermula dari simpang-siur informasi perlintasan seorang Harun dari luar negeri ke Tanah Air. Setelah resmi berstatus tersangka di KPK pada 9 Januari 2020, Harun diketahui sudah pergi ke Singapura sejak 6 Januari 2020.

Direktorat Jenderal Imigrasi yang saat itu masih dipimpin Ronny menyebutkan bila sedari tanggal 6 Januari 2020 itu Harun belum kembali ke Jakarta. Informasi dari institusi resmi negara itu masih menjadi acuan setidaknya hingga 16 Januari 2020 ketika Yasonna sebagai Menteri Hukum dan HAM menyampaikan bila Harun masih di luar negeri.

Nyatanya informasi lain menyebutkan bila Harun sebetulnya sudah kembali ke Tanah Air pada 7 Januari 2020 atau sehari sebelum operasi tangkap tangan (OTT) KPK. Kabar ini turut dibenarkan istri Harun, Hilda, kepada detikcom pada Selasa, 21 Januari 2020.

"Kalau tanggal 7 Januari dia sudah balik Jakarta. Dia sempat kasih kabar jam 12 malam, katanya sudah tiba di Jakarta. Itu terakhir komunikasinya," ujar Hilda saat itu.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3 4