ABG Korban Prostitusi di Kalibata City Dicekoki Miras Bila Menolak Layani Tamu

Farih Maulana Sidik - detikNews
Rabu, 29 Jan 2020 17:25 WIB
Polisi Bongkar Prostitusi di Apartemen Kalibata City
Polisi Bongkar Prostitusi di Apartemen Kalibata City (Farih Maulana/detikcom)
Jakarta -

Polisi menemukan adanya perlakuan kekerasan dan penganiayaan terhadap ABG korban prostitusi di Apartemen Kalibata City. Korban berinisial JO (15) dicekoki miras hingga dianiaya bila menolak melayani tamu.

"Dipaksa untuk minum kalau tidak nurut ya, dilakukan pemukulan dan sebagainya," kata Kapolres Jaksel Kombes Bastoni Purnomo kepada wartawan di kantornya, Jl Wijaya II, Kebayoran Baru, Jaksel, Rabu (29/1/2020).

Dalam penyelidikan polisi, diketahui korban JO mendapat penganiayaan, seperti digigit, disundut rokok, dipukul, ditendang, hingga diseret. Tidak hanya itu, mereka juga merekam video korban ketika tidak berbusana.

"Paksaan terutama dari para pelaku yang umumnya laki-laki, yaitu JF dan ZMR," imbuh Bastoni.

Keenam korban dan pelaku tinggal di apartemen tersebut sejak September 2019. Mereka menyewa unit dengan sewa harian.

Dalam kasus ini, ada 6 orang yang ditetapkan sebagai tersangka, yakni AS (17), NA (15), MTG (16), ZMR (16), JF (29), dan NF (19). Dari keenam tersangka itu, dua di antaranya, yakni AS dan NA, juga menjadi korban praktik prostitusi para pelaku lain.

Para tersangka dijerat dengan Pasal 76 C juncto Pasal 80 UU No 35 Tahun 2004 dan Pasal 76 ayat 1 juncto Pasal 8 UU No 35 Tahun 2004 tentang Perlindungan Anak. Polisi juga menjerat para pelaku dengan Pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan secara bersama-sama.

Polisi masih mengembangkan kasus ini.

Selanjutnya
Halaman
1 2