Round-Up

Tak Ada Sesal Helmy Dipecat dari TVRI

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 29 Jan 2020 05:44 WIB
Eks Dirut TVRI Helmy Yahya penuhi panggilan Komisi I DPR untuk hadiri rapat dengar pendapat umum (RDPU). Rapat itu terkait pemecatan dirinya oleh Dewas TVRI.
Foto: Helmy Yahya. (Lamhot Aritonang-detikcom)
Jakarta -

Helmy Yahya buka-bukaan dengan Komisi I DPR soal pemecatannya dari Direktur Utama (Dirut) TVRI. Helmy mengaku tak menyesal dipecat oleh Dewan Pengawas (Dewas) TVRI.

"Saya diberhentikan dengan cara sangat cepat. Apakah saya menyesal? Tentu saja tidak. Bagi saya ini satu pengalaman hidup yang mahal sekali, saya diminta sharing ke mana-mana," kata Helmy saat rapat dengar pendapat umum (RDPU) dengan Komisi I, Kompleks MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (28/1/2020).

Helmy menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya meski tidak sampai 5 tahun memimpin TVRI. Helmy mengatakan bersama lima direksi yang lainnya memimpin dengan integritas tinggi hingga TVRI dapat ditonton kembali oleh masyarakat.

"Kami diaudit oleh BPK alhamdulillah sudah WTP sekarang semua kami laporkan masalah keuangan kami transparan, kami penuhi integritas, menegakkan zona integritas," ucap Helmy.

Selain itu, Helmy Yahya mengungkapkan jajaran Direksi TVRI telah berupaya mengambil jalan damai atau rekonsiliasi sebelum pemecatannya oleh Dewas TVRI. Namun, Helmy mengatakan nomor WhatsApp (WA) dia malah diblokir oleh salah seorang anggota Dewas TVRI dalam upaya rekonsiliasi itu.

"Saya tidak tahu apakah pembelaan saya dibaca atau tidak. Pembelaan saya ditolak, selesai. Saya resmi tidak lagi menjadi Dirut TVRI. Tidak ada hearing, tidak ada permintaan klarifikasi. Permintaan kami untuk berkomunikasi seperti arahan Komisi I DPR, Kominfo, BPK, Mensesneg, agar diselesaikan baik-baik tidak ada ruang," kata Helmy.

"Direksi mengupayakan mengatakan agar damai dan rekonsiliasi. Tidak pernah terjadi. Seorang anggota Dewas malah memblok WA saya agar saya tidak bisa berhubungan. Saya bilang apa adanya. Saya tidak tahu. Tahu-tahu saya resmi diberhentikan jadi Dirut," ucapnya.

Helmy Yahya Akan Gugat Pemecatannya ke PTUN:

Selanjutnya
Halaman
1 2 3