Letkol HA Dihukum karena Penyalahgunaan Kekuasaan

Andi Saputra - detikNews
Selasa, 28 Jan 2020 10:32 WIB
Ilustrasi Palu Hakim
Ilustrasi (ari/detikcom)
Jakarta -

Pengadilan Militer Tinggi II Jakarta menjatuhkan hukuman pidana percobaan kepada Letkol HA. Majelis hakim menyatakan Letkol HA terbukti meminta uang terima kasih bagi yang ingin menjadi Komandan kapal tempur TNI atau yang biasa disebut KRI.

Hal itu terungkap dalam putusan yang dilansir Pengadilan Militer Tinggi Jakarta di website Mahkamah Agung (MA), Selasa (28/1/2020). Letkol HA menjadi TNI AL melalui AAL tahun 1998. Setelah itu, ia bertugas sebagai Dan Posal Tanjung Balai Asahan. Karirnya meningkat sebagai Komandan KRI di beberapa kapal.

Dalam menapak karirnya itu, ia mempergunakan jawabannya mengatur penempatan Pamen di TNI AL dan Komandan KRI. Letkol HA memiliki jaringan untuk merekrut perwira agar diproyeksikan bisa menduduki posisi menjadi Komandan KRI.

Dalam perekrutan itu, ia memberikan syarat agar bagi yang telah duduk sebagai Komandan KRO memberikan uang terima kasih dan dikumpulkan melalui Komandan KRI yang paling junior Rp 1 juta hingga Rp 5 juta untuk pimpinan yang membantu memuluskan jabatan tersebut.

Salah satunya pada 2012 ia mendapatkan Rp 25 juta dari para Komandan KRI. 'Uang terima kasih' per bulan itu dianggap sebagai ucapan terimakasih telah memuluskan menjadi Komandan KRI dan perbuatan itu berlangsung bertahun-tahun.

Selanjutnya
Halaman
1 2