SBY Minta Penyelidikan Kaitan Jiwasraya dengan Aliran Uang Pemilu 2019

Gibran Maulana Ibrahim - detikNews
Senin, 27 Jan 2020 18:14 WIB
Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono memberikan pidato politik pada HUT ke-17 Partai Demokrat di Djakarta Theater, Jakarta Pusat, Senin (19/9/2018).
Foto: SBY (Grandyos Zafna/detikcom)
Jakarta -

Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY meminta penyelidikan masalah PT Asuransi Jiwasraya menyentuh tujuh arena. Salah satunya yakni kaitan Jiwasraya dengan aliran uang Pemilu 2019.

SBY, lewat tulisan panjang di Facebooknya, SBY mengatakan ada pertanyaan kunci terkait Jiwasraya yang harus dijawab. Ini agar semua hal menjadi jelas,

"Menurut pendapat saya, paling tidak ada 7 arena investigasi yang harus disentuh atau dimasuki," kata SBY dalam tulisannya, Senin (27/1/2020).

Yang pertama, SBY menyebut jumlah kerugian Jiwasraya harus jelas. Meskipun sudah banyak beredar jumlah kerugian atau uang yang raib di BUMN itu--antara lain dari sumber BPK--namun SBY menilai investigasi harus bisa menentukan jumlah yang akurat.

"Benarkah jumlah kerugian untuk Jiwasraya sebesar 13,7 triliun rupiah? Benar pulakah Asabri juga mengalami kerugian sebesar 10 hingga 16 triliun rupiah?" sebut SBY.

Kedua, SBY menyebut penyebab jebolnya keuangan Jiwasraya harus benar-benar jelas, apakah murni karena penempatan dana investasi perusahaan di saham-saham berkinerja buruk atau ada unsur kesengajaan demi keuntungan pribadi. SBY juga menyarankan pihak-pihak yang membuat jebol keuangan Jiwasraya diungkap.

"Benarkah hanya 5 orang sebagaimana yang diduga oleh kejaksaan agung kita? Adakah aktor intelektual yang bekerja 'di belakang'? Hal ini sangat penting agar negara tidak salah mengadili dan menghukum seseorang," sebut SBY.

Tersangka Jiwasraya Pernah di KSP, Moeldoko: Ada Keteledoran

[Gambas:Video 20detik]

Selanjutnya
Halaman
1 2