Hampir 2 Minggu, Karhutla di Pulau Rupat Riau Belum Bisa Dipadamkan

Chaidir Anwar Tanjung - detikNews
Senin, 27 Jan 2020 10:35 WIB
Polres Bengkalis bersana TNI, BPBD, dan Manggala Agni berupaya memadamkan karhutla di Pulau Rupat, Riau. (Foto: Istimewa)
Pekanbaru -

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Pulau Rupat, Kabupaten Bengkalis, Riau, belum padam. Petugas sudah hampir dua minggu melakukan pemadaman di lokasi.

"Iya nih, saya sudah 11 hari ini berada di Pulau Rupat. Kita melaksanakan pemadaman sekaligus patroli terkait karhutla," kata Kapolres Bengkalis AKBP Sigit Adiwuryanto dalam perbincangan dengan detikcom, Senin (27/1/2020).

Sigit mengatakan sudah sejak 11 hari yang lalu meninggalkan Mapolres karena ikut memadamkan karhutla di Pulau Rupat. Kehadirannya di Pulau Rupat dalam mengantisipasi terjadinya karhutla.

"Memang ada lokasi yang terbakar, namun sudah bisa kita padamkan. Walau demikian, asap masih terlihat karena lokasi yang terbakar kawasan gambut. Kita duga bara api masih ada di bawah permukaan," kata Sigit.

Hampir 2 Minggu, Karhutla di Pulau Rupat Riau Belum PadamPolres Bengkalis bersana TNI, BPBD, dan Manggala Agni berupaya memadamkan karhutla di Pulau Rupat, Riau. (Foto: Istimewa)

Dalam penanganan karhutla ini, Polres Bengkalis juga dibantu TNI setempat, Manggala Agni, dan BPBD. Selain itu, ada 40 personel dari perusahaan PT Sumatera Riang Lestari (SRL) perusahaan bergerak bidang hutan tanaman industri.

Pemadaman di lokasi karhutla dilakukan menggunakan mesin semprot air. Personel dari PT SRL yang turut membantu malah membuat kemah di lokasi kebakaran.

"Walau api tidak terlihat di permukaan, upaya pendinginan terus dilakukan. Kita juga berpatroli di sekitar Pulau Rupat. Jadi kalau ada kemunculan titik api karena angin kencang, kita langsung melakukan pemadaman," kata Sigit.

Tonton juga video Pembakar Hutan Ini Berdalih Ingin Usir Monyet, Bukan Hanguskan Lahan:

[Gambas:Video 20detik]

(cha/jbr)