Anis Matta: PKS akan Jadi Mitra Kritis Pemerintah
Senin, 28 Nov 2005 07:28 WIB
Jakarta - Sekjen PKS Anis Matta membantah partainya bersikap ragu-ragu dalam mengevaluasi dukungan terhadap Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). PKS memang tidak sampai menarik dukungan, tapi PKS mempertegas posisinya menjadi mitra kritis pemerintah."Ini bukan masalah ragu-ragu. Ini adalah masalah reposisi. Kita akan benar-benar menjadi mitra kritis," kata Anis Matta ketika dihubungi detikcom melalui ponselnya, Minggu (27/11/2005) malam.Menurut Anis, PKS memang kecewa terhadap kinerja pemerintah. Tapi kekecewaan itu belum sampai pada tingkat yang membuat PKS menarik dukungan terhadap pemerintahan Presiden SBY dan Wapres Jusuf Kalla."Kita memposisikan diri sebagai mitra kritis. Maka posisi kita yang lebih banyak diam, akan berubah. PKS akan menunjukkan tidak ada agenda permanen dengan pemerintah. Yang ada agenda berbasis kinerja," tegas Anis.Ditambahkan Anis, PKS akan terus mengawasi dan mengevaluasi kinerja pemerintah. Pemerintah perlu melakukan pembenahan besar-besaran. Jika pada evaluasi tahun berikutnya kinerja pemerintah terus memburuk, bukan tidak mungkin PKS benar-benar menarik dukungan terhadap pemerintah.Karena itu, PKS menolak usulan Partai Golkar untuk membentuk koalisi permanen partai-partai pendukung pemerintah. "Ini koalisi agenda, bukan koaliasi permanen. Tidak ada koalisi permanen, tidak ada koalisi yang yes man. Kita menolak usulan Golkar," demikian Anis Matta.
(gtp/)











































