Banjir Underpass Kemayoran Belum Surut, Damkar: Pompa Tak Sesuai Debit Air

Rahel Narda Chaterine - detikNews
Sabtu, 25 Jan 2020 14:14 WIB
Foto: Rahel Narda Chaterine/detikcom
Jakarta -

Banjir di underpass timur Kemayoran, Jakarta Pusat, belum juga surut. Kepala Sektor Pemadam Kebakaran Unggul Wibowo mengatakan salah satu kendalanya adalah pompa tidak sesuai dengan debit air yang datang.

"Jadi kendalanya dari tahun ke tahun adalah pompa yang di sini, pompanya ini tidak sesuai dengan debit air datang, sampai disedot lagi ke atas. Kapasitas pompa tidak mampu dengan debit air yang datang saat hujan deras," kata Unggul kepada detikcom di lokasi, Sabtu (25/1/2020).



Unggul mengatakan sudah tiga pompa yang disediakan. Petugas masih berupaya menyedot air hingga tuntas.

Lebih lanjut, Unggul menjelaskan kronologi banjir di underpass Kemayoran itu. Dia mengatakan banjir sudah terjadi sejak hujan pada Kamis (23/1). Tinggi banjir ketika itu hanya 1,5 meter.

"Jumat paginya sudah kering hanya sisa-sisa lumpur, akhirnya kita bilas agar bisa dilalui oleh kendaraan bermotor, ternyata hujan lagi Jumat-nya, hujan lagi deras, ketinggian air sampai menyentuh pintu jalan sekitar 5 meteran," ujar Unggul.



Unggul menjelaskan banjir 5 meter di underpass Kemayoran terjadi sejak pukul 10.00 WIB, Jumat (24/1). Pemadam kebakaran mulai menyedot air sejak pukul 15.00 dan masih terus dilakukan hingga saat ini.

"Standby sampai sekarang, 24 jam nonstop," ucap Unggul.

Menurut Unggul, proses penyedotan dan pembersihan jalan underpass Kemayoran akan berlangsung selama 2-3 hari ke depan. Dia mengatakan proses penyedotan memakan waktu lama karena area underpass terdampak banjir sangat luas.

"Antara dua tiga hari kalau tidak terjadi hujan deras. Pembilasan sekitar 2 jam. Itu sebentar itu. Penyedotan yang lama karena luas sekali," tutur Unggul.

Tonton juga Underpass Kemayoran Masih Terendam Banjir :

[Gambas:Video 20detik]

(idn/idn)