LPSK Dampingi Psikologis 10 ABG Dijadikan PSK di Kafe Remang-remang Jakut

Idham Kholid - detikNews
Sabtu, 25 Jan 2020 11:08 WIB
Foto: Polisi menangkap para pelaku yang mempekerjakan ABG sebagai PSK di Jakarta Utara. (Lamhot Aritonang-detikcom)
Jakarta -

Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban Republik Indonesia (LPSK RI) memberikan perlindungan kepada 10 anak perempuan yang dijadikan pekerja seks komersial (PSK) di Cafe Khayangan di daerah Rawa Bebek, Penjaringan, Jakarta Utara. LPSK akan memberikan layanan medis hingga psikologis kepada para korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) tersebut.

Wakil Ketua LPSK Antonius PS Wibowo menyatakan mendukung aparat penegak hukum memproses para pelaku perdagangan dan eksploitasi anak di bawah umur itu. Dukungan itu termasuk kesiapan LPSK memberikan perlindungan kepada anak korban sesuai Pasal 5 dan Pasal 6 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2006 tentang Perlindungan Saksi dan Korban.

Antonius menjelaskan inti dari kedua pasal itu adalah anak korban kekerasan seksual dan/atau korban TPPO berhak atas perlindungan dari LPSK. Selain itu, dapat mengakses layanan yang disediakan negara melalui LPSK, mulai bantuan medis, rehabilitasi psikologis maupun rehabilitasi psikososial.

"LPSK berharap kasus (eksploitasi anak di bawah umur secara ekonomi dan seksual di Penjaringan, Jakarta Utara) tersebut dapat diproses berdasarkan UU Perlindungan Anak dan sekaligus UU Pemberantasan Tindak Pidana TPPO," kata Antonius dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (25/1/2020).

Jka kasus ini akan diproses berdasarkan UU TPPO, kata Antonius, polisi dapat langsung memintakan perlindungan bagi anak korban kepada LPSK. Namun jika diproses menggunakan Undang-Undang Perlindungan Anak, LPSK berharap elemen masyarakat yang peduli dengan perlindungan anak seperti lembaga swadaya masyarakat (LSM) maupun lembaga bantuan hukum (LBH) bersedia menjadi pendamping dan memintakan perlindungan ke LPSK.

"Berdasarkan kewenangan yang dimandatkan Undang-Undang Perlindungan Saksi dan Korban, LPSK RI juga bisa melakukan tindakan proaktif untuk memberikan perlindungan bagi anak korban," ujarnya.

Tonton juga Apes! Pesan PSK Lewat Online, Pria Ini Malah Dirampok :

Selanjutnya
Halaman
1 2