OSO Sebut Hanura Siap Dukung Gibran di Pilwalkot Solo, Asal...

Mochamad Zhacky - detikNews
Sabtu, 25 Jan 2020 01:58 WIB
Ketum Hanura Oesman Sapta Odang alias OSO (kiri). (Foto: Rusman-Biro Pers Setpres)
Jakarta -

Ketua Umum (Ketum) Partai Hanura, Oesman Sapta Odang (OSO) berbicara mengenai dukungan untuk Gibran Rakabuming Raka di Pilwalkot Solo 2020. OSO menyatakan siap mendukung calon wali kota yang memiliki kemampuan memimpin.

"Kalau kita pasti mendukunglah. Siapa yang mau pasti saya dukung, asal memang punya kemampuan di dalam berorganisasi dan memimpin daerah. Jadi siapa pun kita dukung," kata OSO usai pengukuhan DPP Hanura di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jumat (24/1/2020).


OSO mengatakan Hanura akan menyeleksi bakal calon yang berpeluang diusung dalam Pilkada 2020, termasuk Gibran. Tahap seleksi, sebut dia, bakal dilakukan di tingkat daerah, kemudian diputuskan oleh DPP.

"Tentu nanti ada seleksi-seleksi yang meyakinkan, karena kita ada ketua tim pilkada nasional dan daerah. Dari daerah dikirim ke nasional, nasional diputuskan," jelasnya.


Mantan Ketua DPD RI itu menilai pencalonan Gibran di Pilwalkot Solo bukanlah dinasti politik. OSO mengibaratkannya dengan anak wartawan yang juga ingin menjadi wartawan.

"Bagaimana dinasti politik? Umpamanya sekarang ini Anda wartawan, anak Anda mai jadi wartawan, itu dinasti bukan? Coba," sebut OSO.

Sebelumnya, Ketua DPP PDIP, Bambang Wuryanto menegaskan, putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi), Gibran Rakabuming Raka telah mengikuti prosedur penjaringan calon kepala daerah di PDIP. Penegasan tersebut disampaikan Bambang untuk merespons sindiran Ketua Umum (Ketum) PDIP, Megawati Soekarnoputri soal bakal calon kepala daerah yang lewat belakang, yaitu yang meminta rekomendasi langsung kepada dirinya.

"Kalau Gibran ikut prosedur, Bos! Gibran ikut prosedur," kata Ketua Bidang Pemenangan Pemilu PDIP Bambang Wuryanto kepada wartawan, Senin (20/1).

"(Gibran) prosedur ikut, penjaringan di DPD, di DPD juga ikut fit and proper, ikut edukasi politik dan seterusnya. Saya pastikan itu bukan untuk Mas Gibran," ujarnya.

(zak/dkp)