Round-Up

Siaga Corona dan Kehebohan karena Radang Tenggorokan

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 24 Jan 2020 06:14 WIB
Suasana Wisma BRI 2 pasca heboh virus corona (Sarah Oktaviani Alam/detikHealth)
Jakarta -

Informasi karyawan swasta di Gedung BRI 2, Jakarta Pusat, terjangkit coronavirus atau virus corona viral di media sosial (medsos) sempat bikin heboh. Pasalnya virus yang menyerang pernafasan manusia ini sudah tersebar dan dapat mengancam jiwa penderitanya.

Coronavirus muncul pertama kali di Kota Wuhan di China. Otoritas setempat mengkonfirmasi ada 17 orang tewas akibat virus yang masih satu famili dengan SARS dan MERS-Cov ini. Selain itu, lebih dari 570 orang lainnya dikonfirmasi terinfeksi virus ini.

Kepanikan atas ancaman coronavirus ini sendiri ditambah dengan informasi bahwa virus ini telah menyebar ke berbagai negara. Terbaru, negara tetangga Indonesia, Singapura, menyatakan telah mendapatkan paparan coronavirus yang menjangkiti pria dari China berusia 66 tahun.


Untuk di Jakarta sendiri, kehebohan berawal dari beredarnya tangkapan layar pengumuman dari Huawei agar para karyawan memakai masker di kantornya. Ada pula tangkapan layar yang menyebutkan bahwa ada karyawan yang terjangkit virus corona.

Siaga Corona dan Kehebohan karena Radang TenggorokanSejumlah petugas di Bandara Juanda Surabaya mengecek suhu badan penumpang (Antara Foto/Fikri Yusuf)


Pihak BRI sebagai pengelola gedung memberi penjelasan bahwa karyawan yang diduga terjangkit coronavirus sudah diantar ke RS. Hal ini untuk memastikan secara klinis penyebab demam sang karyawan.

"Memang ada yang demam sudah dibawa ke RS Siloam tetapi kesimpulan sementara adalah demam biasa. Namun demikian kita untuk make sure kita ingin cek secara klinis gitu," kata Corporate Secretary Bank BRI, Hari Purnomo, saat dikonfirmasi, Kamis (23/1/2020).

Selanjutnya
Halaman
1 2