Polisi Akan Panggil Bank-Provider Terkait Pembobolan Rekening Ilham Bintang

Samsudhuha Wildansyah - detikNews
Kamis, 23 Jan 2020 17:24 WIB
Foto: Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus (Samsdhuha Wildansyah-detikcom)
Jakarta -

Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya masih menyelidiki kasus pembobolan ponsel dan rekening yang dilaporkan oleh wartawan senior, Ilham Bintang. Selain akan memanggil Ilham, polisi berencana memanggil pihak bank hingga provider terkait kasus itu.

"Laporan polisi sudah masuk, nanti klarifikasi saudara pelapor dan saksi-saksi lain termasuk juga mungkin dari pihak bank, pihak provider yang ada, dari saksi-saksi ahli kita panggil," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (23/1/2020).

Yusri menjelaskan, pemeriksaan terhadap para saksi bertujuan untuk mengumpulkan keterangan dalam rangka pembuktian terkait tindak pidana yang dilaporkan oleh Ilham Bintang.

Untuk pemanggilan pihak bank dan provider, Yusri belum menjelaskan pasti kapan waktu pemanggilan itu. Dia juga tidak menyebutkan nama dan jabatan dari pihak bank dan provider yang akan dipanggil oleh penyidik.


"Secepatnya kita panggil, nggak mungkin hari ini dipanggil dan datang. Kita jadwalkan mereka semua kapan bisa datang," kata Yusri.

"Ini kan kita klarifikasi, ini masih dalam bentuk penyelidikan. Nanti kalau sudah digelar dan memenuhi unsur persangkaan di Pasal 365 seperti yang dipersangkakan itu. Kalau memenuhi unsur baru naik ke tingkat penyelidikan, baru kita panggil dan kita lengkapi dalam bentuk BAP," sambungnya.

Seperti diketahui, Ilham Bintang melaporkan kasus pembobolan ponsel dan rekening ke Polda Metro Jaya pada 17 Januari 2020. Pasal yang dilaporkan yakni Pasal 363 terkait pencurian dengan pemberatan.

Laporan itu teregister dengan nomor LP/349/I/Yan 2.5/2020/SPKT PMJ tertanggal 17 Januari 2020 dengan pelapor Ilham dan terlapor masih lidik. Kasus ini bermula saat Indosat Ilham tidak bisa dipergunakan saat liburan akhir tahun ke Australia. Padahal Ilham sudah membeli paket roaming.

Saat mengecek ATM Commonwealth Bank di Melbourne pada tanggal 6 Januari 2020, di situ Ilham melihat rekeningnya dikuras habis. Dia langsung melapor ke polisi di Melbourne. Usai pulang ke Indonesia, dia langsung membuat laporan polisi di Polda Metro Jaya.



Simak Video "Polda Metro Tetapkan 13 Tersangka dalam Kasus Satpol PP Bobol ATM"

[Gambas:Video 20detik]

(sam/mea)