Tiga Catatan Bawaslu untuk KPU soal Pelaksanaan Pemilu 2019

Matius Alfons - detikNews
Rabu, 22 Jan 2020 15:15 WIB
Anggota Bawaslu Mochammad Afifuddin (Dwi Andayani/detikcom)
Jakarta -

Bawaslu memberi tiga catatan terhadap KPU terkait Pemilu 2019. Catatan pertama ialah kerap terjadi ketegangan di antara penyelenggara pemilu dan partai politik selama Pemilu 2019.

"Ketegangannya, pertama, ketika klarifikasi soal calon atau pendaftar pemilu, itu ketegangan pertama yang ramai, hubungan ketegangan dan lain-lain sejatinya untuk menjaga pemilu kita. Ketegangan misalnya ketika kita melakukan pengawasan daftar pemilih, ada 5 rekomendasi Bawaslu berbentuk surat yang kita sampaikan, 3 di antaranya adalah perbaikan, atau penundaan, 1, 2, dan 3 dengan orientasinya adalah menjaga hak pilih," kata anggota Bawaslu, Mochammad Afifuddin, saat pemaparan di gedung Bawaslu, Jakarta Pusat, Rabu (22/1/2020).

"Ini jadi penyemangat peninjauan, termasuk orang-orang yang sudah punya hak pilih untuk menjadi pemilih, dan ini dinamika yang luar biasa, ada ketegangan tapi semua dilakukan dengan orientasi menyelamatkan hak pilih warga," imbuh dia.

Kendati demikian, Afifudin mengapresiasi adanya ketegangan itu. Menurut dia, adanya ketegangan menunjukkan pengawasan dalam pemilu berjalan dengan baik.

"Secara kelembagaan, kami harus beri apresiasi kepada temen KPU, DKPP dalam sinergi hubungan antar lembaga yang mau tak mau diwarnai ketegangan. Kalau semua baik-baik saja, orang juga malah curiga, kok pengawas baik-baik aja sama yang diawasi," ujar Afifudin.

Selanjutnya
Halaman
1 2