Lutfi 'Pembawa Bendera' Mengaku Disetrum, Polisi Persilakan Lapor Propam

Samsudhuha Wildansyah - detikNews
Rabu, 22 Jan 2020 13:47 WIB
Foto: Kombes Yusri Yunu (Wildan/detikcom)
Jakarta - Di hadapan majelis hakim PN Jakarta Pusat, terdakwa Dede Alfiandi alias Dede mengaku disetrum dan dipaksa polisi untuk mengakui perbuatannya. Polda Metro Jaya mempersilakan Dede untuk melapor ke Propam apabila merasa ada yang salah selama proses penyelidikan di kepolisian.

"Ada mekanismenya, kalau memang enggak terima. Ada yang namanya dewan pengawas kita Propam. Laporkan ke Propam nanti akan kita lakukan pemeriksaan," jelas Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (22/1/2020).

Yusri mengklaim pihaknya telah melakukan penyidikan kasus itu secara profesional. Polisi telah sesuai prosedur dalam penyelidikan kasus tersebut.

"Polri dalam hal ini penyidik sudah bekerja secara profesional sesuai dengan SOP yang ada," ucap Yusri.

Yusri menilai Dede sah saja membantah keterangannya.

"Cuitan dia dalam sidang kemarin itu silakan saja. Ini kan sidang sementara sedang masih berlangsung, kita tunggu saja nanti bagaimana hasil sidangnya," tuturnya.

Lebih lanjut, Yusri menyerahkan proses hukum dalam persidangan di pengadilan.





Simak Juga Video "Polisi: Peretas Situs PN Jakpus Simpati ke Lutfi Alfiandi"

[Gambas:Video 20detik]


Selanjutnya
Halaman
1 2