Kini Diakui di RI, Ini Timeline Perkembangan Pernyataan soal Harun Masiku

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 22 Jan 2020 12:41 WIB
Momentum penyidik KPK menggeledah ruang kerja Wahyu Setiawan di KPU terkait kasus suap yang juga menjerat Harun Masiku. (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta - Teka-teki keberadaan Harun Masiku mulai terjawab. Tersangka KPK berkaitan dengan suap dalam pergantian antar-waktu (PAW) anggota DPR dari PDIP itu ternyata berada di Indonesia sehari sebelum operasi tangkap tangan (OTT) KPK.

Semua berawal dari OTT KPK pada 8 Januari 2020. Lantas pada 9 Januari 2020 KPK mengumumkan 4 tersangka dari OTT itu, antara lain Wahyu Setiawan, Harun Masiku, Saeful, dan Agustiani Tio Fridelina.




Konstruksi perkaranya berkaitan dengan PAW anggota DPR dari PDIP. KPK menduga Wahyu dan Agustiani menerima suap dari Harun dan Saeful. Namun dari keempat tersangka itu hanya Harun yang tidak berada dalam jeratan KPK.

"KPK meminta tersangka HAR (Harun Masiku) segera menyerahkan diri ke KPK dan pada pihak lain yang terkait dengan perkara ini agar bersikap kooperatif," kata Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar pada 9 Januari 2020.

Setelahnya keberadaan Harun simpang-siur. Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi hingga Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly meyakini Harun berada di luar negeri sejak 6 Januari 2020 dan belum kembali ke Tanah Air. Namun ternyata kini keterangan itu berubah.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3 4 5