Evaluasi Pemilu 2019, KPU Beberkan Hambatan Distribusi-Rekapitulasi Suara

Matius Alfons - detikNews
Rabu, 22 Jan 2020 12:21 WIB
KPU gelar evaluasi Pemilu 2019 (Foto: Matius Alfons/detikcom)
Jakarta - KPU menggelar refleksi Pemilu 2019 dan persiapan Pilkada 2020 bersama Bawaslu serta DKPP. KPU mengungkapkan sejumlah kekurangan dan hambatan yang dihadapi pada Pemilu 2019.

Mulanya Ketua KPU, Arief Budiman menjelaskan partisipasi masyarakat Indonesia dalam Pemilu 2019 sebanyak 81,93 persen. Arief juga menyebut ada 360 laporan perselisihan Pemilu yang diajukan ke MK dengan 260 laporan di antaranya disidangkan.

"Partisipasi masyarakat yang di rata-rata 81,93 persen, perselisihan hasil pemilu 2019, 107 ditolak, 99 tidak diterima, 33 gugur, 10 ditarik kembali, dan 12 dikabulkan. Yang masuk 360 tapi yang dihadapi hanya 260 kasus yang disidangkan," kata Arief saat memberi pemaparan di Gedung KPU, Jakarta Pusat, Rabu (22/1/2020).



Arief kemudian menyebut adanya sejumlah kekurangan dalam pelaksanaan Pemilu 2019. Salah satunya terkait proses rekruitmen anggota KPU. Kemudian, persoalan jumlah kematian petugas KPU karena pemilu yang digelar serentak.

"Ini yang banyak dijadikan diskusi di publik tentang jumlah petugas meninggal dan sakit, kami selesaikan tugas dan tanggung jawab kita, tentu bukan hal yang nyaman bagi kita liat angka ini. KPU RI berkali kali diadukan ke DKPP, dan jumlah aduan paling banyak terkait proses rekruitmen anggota KPU Provinsi dan Kabupaten Kota," tuturnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2