Yasonna Bakal Didemo soal 'Kriminal di Priok', Polisi Turunkan Pengamanan

Samsudhuha Wildansyah - detikNews
Rabu, 22 Jan 2020 11:03 WIB
Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly (Agung Pambudhy/detikcom)
Jakarta - Polda Metro Jaya menurunkan ratusan personel untuk mengamankan 'Aksi Damai 221 Priok Bersatu' di depan gedung Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkum HAM), Jl Rasuna Said, Kuningan, Jaksel. Aksi tersebut merupakan bentuk protes sekelompok masyarakat yang merasa tersinggung oleh ucapan Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly.

"Sudah kita persiapkan pengamanan sekitar 200 personel di lokasi," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (22/1/2020).

Yusri mengatakan pihaknya juga mempersiapkan rekayasa lalu lintas di sekitar Jl Rasuna Said, Kuningan, untuk mengantisipasi kemacetan yang ditimbulkan akibat aksi tersebut. Penutupan ruas jalan sangat situasional.

"Rekayasa lalu lintas situasional. Kalau dia tutup jalan semua ya kita tutup," imbuhnya.

Aksi tersebut rencananya bakal digelar di depan gedung Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkum HAM), Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, siang ini. Aksi tersebut merupakan bentuk protes massa atas ucapan Laoly yang menyinggung warga Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Dalam selebaran yang beredar, massa menuntut Menteri Yasonna Laoly meminta maaf kepada masyarakat Tanjung Priok atas ucapannya bahwa 'Tanjung Priok daerah miskin, kumuh, dan kriminal'.

"Mari tunjukkan warga Tanjung Priok bukan kaleng-kaleng yang bisa direndahkan dan dihina," demikian tulisan pada selebaran tersebut.




Selanjutnya
Halaman
1 2