Kehadiran Yasonna di Konferensi Pers Tim Hukum PDIP Dipertanyakan

Muhammad Faisal Javier Anwar - detikNews
Senin, 20 Jan 2020 18:44 WIB
Foto: Peneliti ICW Kurnia Ramadana (Sachril Agustin Berutu/detikcom)
Jakarta - Peneliti ICW Kurnia Ramadhana mengkritik kehadiran Menkum HAM Yasonna Laoly saat konferensi pers di Kantor DPP PDIP terkait OTT Komisioner KPU Wahyu Setiawan. Menurut Kurnia, Yasonna bisa mundur dari posisi Menkum HAM jika ingin fokus bertugas sebagai Ketua DPP PDIP Bidang Hukum dan Perundang-undangan.

"Kalau Pak Yasonna ingin fokus di Ketua DPP (PDIP) Bidang Hukum dan HAM, lebih baik dia mengundurkan diri saja, atau lebih baik Presiden Jokowi memecat dia supaya lebih fokus untuk pengembangan hukum dan ham (PDIP). Jadi tidak usah lagi menjadi Menkum HAM," tegas Kurnia kepada wartawan di Kantor ICW, Kalibata, Jakarta Selatan, Senin (20/1/2020).



Kurnia menyebut, di manapun Yasonna berada, dia akan tetap dilihat sebagai Menkumham. Karena itu, menurut Kurnia, Yasonna tidak sepatutnya ia datang ke konferensi pers PDIP terkait OTT Wahyu Setiawan walau ia berasal dari PDIP.

"Sosok Yasonna itu tidak bisa dipilah yang mana ketika dia menjadi Menkum HAM dan Ketua DPP (PDIP). Ketika dia pergi, status Menkum HAM itu melekat di dirinya. Jadi, kita melihat tidak ada urgensi dia datang konferensi pers pembentukan tim advokasi hukum PDIP," lanjutnya.
Simak Video "Keberadaan Harun Masiku Masih Misteri, Yasonna: di Luar Negeri"


Selanjutnya
Halaman
1 2