Mahfud Md Minta Buruh Tak Keliru Pahami Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja

Kadek Melda Luxiana - detikNews
Senin, 20 Jan 2020 17:30 WIB
Menko Polhukam Mahfud Md (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta - Massa buruh dari Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) dan sejumlah elemen lain berdemonstrasi di DPR menolak Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja siang tadi. Menko Polhukam Mahfud Md meminta buruh tidak keliru dalam memahami omnibus law.

"Saya tidak tahu materi penolakannya apa, tetapi harus dipahami dulu bahwa omnibus law itu bukan omnibus untuk investasi. Omnibus law itu adalah omnibus tentang cipta lapangan kerja, nah cipta lapangan kerja itu maksudnya agar lapangan kerja bagi masyarakat Indonesia itu semakin terbuka lebar," kata Mahfud di Kemenko Polhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (20/1/2020).


Mahfud menjelaskan, salah satu cara membuka lapangan kerja adalah dengan mempermudah dan menyederhanakan perizinan investasi. Dia menekankan investasi itu bukan hanya dari asing, tapi juga dari dalam negeri.

"Selama ini sering terkendala oleh perizinan karena banyaknya peraturan perundang-undangan yang tumpang-tindih. Maka dibuat omnibus law untuk mempermudah perizinan," ujarnya.

Jadi, lanjut Mahfud, penekanannya bukan soal investasi, tapi lapangan kerja yang selama ini agak terhambat oleh perizinan investasi. Mahfud meminta semua pihak tidak keliru memahami soal Omnibus Law.

"Jangan keliru, kan lalu isunya liar ini untuk mempermudah orang asing, enggak, ini investasi biasa orang kamu pun semua mau investasi perizinannya akan dipermudah oleh ini," ucapnya.
Selanjutnya
Halaman
1 2