Jelang Demo Tolak Omnibus Law, Kawat Duri hingga Mobil Taktis Siaga di DPR

Farih Maulana Sidik - detikNews
Senin, 20 Jan 2020 09:19 WIB
Mobil taktis hingga kawat berduri disiapkan menjelang demo menolak omnibus law. (Farih Maulana Sidik/detikcom)
Jakarta - Menjelang aksi unjuk rasa buruh menolak omnibus law di depan Gedung DPR, Jakarta, polisi telah berjaga. Kawat berduri hingga kendaraan taktis (rantis) pun disiagakan.

Pantauan detikcom, di depan gedung DPR, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Senin (20/1/2020), sejumlah personel kepolisian telah berjaga. Mereka berjaga di dalam dan luar kompleks DPR RI.


Adapun beberapa kendaraan taktis, seperti water cannon, barracuda, dan mobil pengeras suara milik kepolisian, telah disiagakan di dalam kompleks DPR RI. Sedangkan kawat berduri telah disiapkan di depan gerbang, meski belum dipasang melintang.

Jelang Demo Tolak Omnibus Law, Kawat Duri Hingga Mobil Taktis Siaga di DPRMobil taktis hingga kawat berduri disiapkan menjelang demo menolak omnibus law. (Farih Maulana Sidik/detikcom)


Hingga saat ini, personel kepolisian belum menutup jalan di ruas Jalan Gatot Subroto. Kendaraan yang melintas di depan gedung DPR masih terpantau ramai lancar.



Diketahui, sebanyak 6.000 personel gabungan disiapkan untuk mengamankan unjuk rasa di depan gedung DPR, Jakarta, yang digelar hari ini. Demo yang akan digelar Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) itu mengangkat isu tentang omnibus law.

"Kita sudah siapkan sebanyak 6.013 personel gabungan untuk amankan demo tersebut," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus kepada detikcom, Senin (20/1).

Enam ribu personel itu merupakan personel gabungan, baik TNI-Polri maupun unsur dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Polisi mengimbau massa pendemo tertib dan tidak melanggar peraturan yang berlaku. (fas/mae)