BIN Sudah Lama Deteksi Keberadaan Keraton Agung Sejagat dan Sunda Empire

Ahmad Bil Wahid - detikNews
Sabtu, 18 Jan 2020 14:36 WIB
Kepala Badan Intelijen Negeri Budi Gunawan (Ahmad Bil Wahid/detikcom)
Jakarta - Kepala Badan Intelijen Negeri (BIN) Budi Gunawan (BG) menyebut keberadaan keraton atau kerajaan baru sudah lama terdeteksi. Namun fenomena Keraton Agung Sejagat dan Sunda Empire baru muncul belakangan ini.

"Kami sudah mendeteksi itu lama, mungkin baru muncul sekarang. Itu semuanya lama," kata BG di Hotel Kempinski, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Sabtu (18/1/2020).



BG menyebut, dari hasil deteksi itu, diketahui ada beberapa yang memang bagian dari keraton Nusantara. Namun aparat akan memproses jika ada yang melakukan unsur pidana.

"Yang penting ada memang keraton-keraton yang tergabung dalam kerajaan Nusantara. Lain hal kalau ada unsur pidana di dalamnya, di antaranya sekarang yang dikembangkan masalah penipuan dan lain-lain, itu yang ditelusuri," ujarnya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menilai kemunculan Keraton Agung Sejagat di Purworejo, Jawa Tengah, jadi hiburan. Kemunculan keraton itu bikin geger dan berujung penetapan tersangka terhadap 'raja' dan 'ratu' Toto Santoso (42) dan Fanni Aminadia (41).

"Itu hiburanlah," kata Jokowi sambil tertawa saat ditanya oleh wartawan di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Jumat (17/1/2020).



Sementara itu, polisi masih menyelidiki keberadaan Sunda Empire-Earth Empire, yang diduga berada di Bandung. Polisi mendalami soal kelompok itu.

"Kami hanya sedang melakukan pendalaman, lagi mendalami komunitas itu. Kami kan belum tahu apakah itu ormas atau apa, makanya masih kami pelajari, masih pendalaman dengan melakukan penyelidikan," ucap Kabid Humas Polda Jabar Kombes Saptono Erlangga Waskitoroso saat dihubungi, Sabtu (18/1/2020).

Simak Video "Makam di Kontrakan Raja-Ratu Keraton Agung Sejagat Dibongkar!"

[Gambas:Video 20detik]

(abw/idn)