Round-Up

Waspada Tipu-tipu Harta Swiss ala Kerajaan

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 18 Jan 2020 08:17 WIB
Foto ilustrasi: Sendang Kamulyan Keraton Agung Sejagat (Sayoto Ashwan/detikcom)
Jakarta - Dongeng soal harta Nusantara yang tersimpan di bank Swiss kembali makan korban. Sebenarnya ini adalah tipuan klasik namun masih saja mampu membuat banyak orang gelap mata.

Yang paling baru, dongeng tipu-tipu soal harta dari Swiss itu digunakan oleh Keraton Agung Sejagat. Kerajaan dengan Toto Santosa sebagai rajanya itu ada di Purworejo, Jawa Tengah, tapi bercabang sampai ke daerah lain.



Keraton Agung Sejagat mengumpulkan duit dari orang-orang yang menjadi korbannya. Salah satu korbannya menjelaskan perihal adanya narasi lawas soal harta yang tersimpan di Bank Swiss.

Dongeng bohong itu mirip-mirip dengan yang sudah populer terdengar sebelumnya. Isinya adalah para raja di Nusantara hingga kekayaan era Presiden Sukarno disimpan di bank di Swiss. Untuk mencairkan harta itu, orang-orang harus menyetor sejumlah uang kepada pihak pemberi janji. Ini adalah modus penipuan.
Selanjutnya
Halaman
1 2 3