Merasa Tak Aman, Pria di Bima Pemerkosa Anak Angkat Minta Nginap di Polres

Jabbar Ramdhani - detikNews
Jumat, 17 Jan 2020 11:18 WIB
Ilustrasi kasus pemerkosaan (Foto: Luthfy Syahban)
Jakarta - Polisi masih memeriksa pasangan suami istri (pasutri) asal Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) yang diduga terlibat pelecehan seksual terhadap anak angkatnya. Pasutri berinisial AM dan SH tersebut belum ditetapkan sebagai tersangka.

"Belum ditetapkan sebagai tersangka, karena keterangan dari suami, istri, dan korban masih simpang siur, belum mengkerucut," kata Kapolres Bima AKBP Haryo Tejo Wicaksono saat dimintai konfirmasi, Jumat (17/1/2020).

AKBP Haryo mengatakan pasutri tersebut tak berani pulang ke rumah mereka di Kecamatan Langgudu. Mereka meminta menginap atau bertahan di polres demi keamanan.



"Sementara ini suami istri ada di polres karena mereka minta diamankan. Iya (alasan keamanan).. Mereka yang meminta," ucap Haryo.

Kasus ini terkuak setelah kakak kandung korban ke Polres Bima Kota. Kasat Reskrim Polres Bima Iptu Hilmi Manossoh Prayugo mengatakan korban mengaku mendapat tindakan tersebut sejak 6 tahun yang lalu atau pada 2014 ketika masih duduk di bangku SMP.

Simak Video "Kuli Bangunan Perkosa Anak Kandung Hingga Hamil dan Melahirkan"


Selanjutnya
Halaman
1 2