Kritik Susi Pudjiastuti, Aktivis Nelayan Dibui 18 Bulan

Andi Saputra - detikNews
Kamis, 16 Jan 2020 14:42 WIB
Foto: Istimewa
Jakarta - Aktivis pembela nelayan yang juga Ketua Umum Front Nelayan Indonesia, Rusdianto Samawa, dihukum 18 bulan bui. Pangkalnya, ia mengkritik kebijakan Susi Pudjiastuti saat menjadi Menteri Kelautan dan Perikanan.

Hal itu terungkap sebagaimana tertuang dalam Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus) yang dilansir website Mahkamah Agung (MA), Kamis (16/1/2020). Dalam putusan itu, disebutkan Rusdianto menulis sejumlah kritikan kepada Susi di media sosial. Di antaranya:

Heran, merasa heran, sudah gagal, ditambah dengan kebijakan permen yang ugal-ugalan. Sekarang ditambah juga dengan perilaku tidak baik yakni bau korupsi di Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia.


KKP RI juga mendistribusikan kapal kepada masyarakat melalui koperasi yang dibentuknya sendiri dan ditunjuk langsung pengurusnya, tanpa proses pemenuhan Koperasi.

Inilah yang menjadi perhatian publik karena diduga adanya tindak pidana korupsi di Kementerian Kelautan dan Perikanan. Laporan keuangan Menteri Susi Pudjiastuti dengan opini disclaimer sudah melalui tahapan audit yang sangat ketat dan murni terkait akuntabilitas laporan keuangan (LAKIP), bukan audit kinerja kementerian seperti kebanggaan pemberantasan illegal fishing. Susi Pudjiastuti sangat buruk manajemen keuangannya, diduga ada tindak pidana korupsi di KKP.
Selanjutnya
Halaman
1 2