Istana soal Pemanggilan Mulan: Kalau Jadi Saksi, Tak Perlu Izin Presiden

Kanavino Ahmad Rizqo - detikNews
Kamis, 16 Jan 2020 00:03 WIB
Stafsus Presiden Bidang Hukum, Dini Shanti Purwono. (Yoki/detikcom)
Stafsus Presiden Bidang Hukum, Dini Shanti Purwono. (Yoki/detikcom)
Jakarta - Istana menyebut Polda Jatim tak perlu meminta izin Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait pemanggilan anggota DPR Mulan Jameela dalam kasus investasi bodong MeMiles. Sebab, Mulan dalam perkara itu hanya dimintai keterangan sebagai saksi.

"Dipanggil hanya untuk dimintai keterangan dan bukan sebagai pihak yang diduga melakukan tindak pidana kan? Kalau hanya sebagai saksi/pihak yang diminta keterangannya, tidak perlu izin presiden," kata Stafsus Presiden Jokowi, Dini Shanti Purwono, kepada wartawan, Rabu (15/1/2020).



Berbeda dengan Dini, sebelumnya pendapat lain disampaikan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad. Menurut Dasco, Polda harus mengikuti prosedur jika ingin memanggil Mulan.

"Jadi begini, kalau menurut UU MD3, apabila itu bukan dugaan kriminal khusus, pemanggilan terhadap anggota DPR itu harus seizin presiden. Jadi memang Polda Jatim kalau mau manggil, ya, itu harus ikuti prosedur yang berlaku," kata Dasco di gedung MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (15/1).




Simak juga video Ahmad Dhani Yakin Mulan Jameela Tak Ikut Investasi Bodong MeMiles:


Selanjutnya
Halaman
1 2