Round-up

Ricuh Pengosongan Mattoanging

Noval Dhwinuari Antony - detikNews
Rabu, 15 Jan 2020 21:42 WIB
Penertiban Stadion Mattoanging Makassar (Noval Dhwinuari Antony/detikcom)


Dia menyarankan Pemprov Sulsel menunggu putusan pengadilan bersifat tetap atau inkrah untuk mengeksekusi lahan. Menurutnya, hal ini tak bisa dieksekusi karena perkara masih bergulir di pengadilan.

"Andai kata keputusan pengadilan sudah berkekuatan hukum tetap, kemudian pihak YOSS dinyatakan kalah, maka tidak perlu Bapak-bapak mengeluarkan anggaran besar turun di tempat ini. Kenapa, karena kami sebagai salah satu tim hukum dari YOSS sangat menghargai proses hukum," tuturnya.



Penjelasan dari kuasa hukum YOSS tersebut langsung ditimpali oleh kuasa hukum Pemprov Sulsel, Muli. Dia menegaskan bahwa proses di pengadilan tidak menghalangi langkah Pemprov menertibkan Mattoanging.

"Itu tidak menghalangi, saya yang hadir di sidangnya, Bapak tidak pernah hadir di sidang," teriak Muli dari luar pagar.

Dia lalu membacakan pasal yang menjadi dasar Pemprov melakukan penertiban.

"Pasal 67 ayat 1, gugatan tidak menunda dan menghalangi putusan badan atau pejabat atau usaha negara, serta tindakan badan atau usaha negara, di gugatan Bapak tidak ada itu. Bapak pernah baca gugatan Bapak?" ucap Muli.