Istana Tunggu Putusan DKPP soal SK Pemberhentian Wahyu Setiawan

Kanavino Ahmad Rizqo - detikNews
Rabu, 15 Jan 2020 18:25 WIB
Pramono Anung (Sekretariat Kabinet)
Pramono Anung (Sekretariat Kabinet)
Jakarta - Surat Keputusan (SK) Presiden mengenai pemberhentian Komisioner KPU Wahyu Setiawan sampai saat ini belum keluar. Istana masih menunggu putusan sidang kode etik Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).

"Ya tentunya, kalau ada usulan, kan hari ini sidang DKPP. Sidang DKPP selesai kemudian pimpinan KPU mengajukan kepada Presiden. Ada tahapannya," kata Sekretaris Kabinet Pramono Anung di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (15/1/2020).


Meski Wahyu sudah menyatakan secara terbuka mengenai pengunduran diri, Pramono tetap menghargai proses di DKPP. Menurut dia, SK pemberhentian Wahyu harus dilandasi aturan hukum.

"Ya kan keputusan itu harus ada dasar hukumnya," ujar dia.


DKPP hari ini telah mengelar sidang kode etik terhadap tersangka kasus dugaan suap Komisioner KPU Wahyu Setiawan. DKPP akan menggelar rapat pleno membahas dan menentukan putusan terhadap Wahyu malam ini.

"Kita berharap malam ini majelis segera musyawarah ambil keputusan apakah Wahyu ini terbukti langgar kode etik atau tidak. Dan kalau terbukti UU Nomor 7 Tahun 2017 dan Peraturan DKPP Nomor 2 Tahun 2017 tentang kode etik telah menegaskan seperti apa sanksinya. Kalau terbukti, kita ukur sejauh mana derajat pelanggaran," kata Plt Ketua DKPP Muhammad di gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan.

Dia mengatakan rapat pleno di DKPP akan digelar tertutup. Dia berharap putusan hasil sidang etik soal Wahyu Setiawan bisa disampaikan pada Kamis (16/1) besok.


Kode Wahyu Setiawan ke PDIP 'Siap Mainkan"

[Gambas:Video 20detik]

(knv/gbr)