BBWS Ciliwung-Cisadane Catat 15 Situ Hilang di Jabodetabek

Eva Safitri - detikNews
Rabu, 15 Jan 2020 17:32 WIB
Seminar penanganan banjir di Jabodetabek. (Eva/detikcom)
Jakarta - Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Ciliwung-Cisadane Kementerian PUPR Bambang Hidayah menilai masalah banjir di Jabodetabek salah satunya dipicu berkurangnya lahan resapan. Bambang mengatakan lahan resapan air saat ini sudah beralih fungsi menjadi permukiman warga.

"Jadi sungai-sungai Ciliwung di DKI dan penyangganya di Depok, misalnya, sekarang sudah kawasan perkotaan, kalau dulu adalah kawasan hutan begitu hujan air langsung meresap ke bawah tanah," kata Bambang dalam seminar 'Sinergitas Pengelolaan Banjir di kawasan Jabodetabek' di Kampus UI Salemba, Jakarta Pusat, Rabu (15/1/2020).


Bambang juga menyoroti kondisi situ yang ada saat ini. Bambang menyebut ada 15 situ hilang dan diduga beralih sebagai permukiman warga.

"Namun sekarang semenjak (pengelolaan) situ diserahkan ke kami, sebelumnya kan pemda yang mengurusi. Kami inventarisasi pengukuran dan patokan itu kami terima dari 206 situ. Kami inventarisasi 15 tidak ditemukan dan 33 situ sudah menciut lahannya sisanya kami belum tahu, cuma tendensinya sebagian situ sudah terjadi alih fungsi," katanya.

Selanjutnya
Halaman
1 2