Status Tanggap Darurat Bencana Lebak Berakhir, Pengungsi Masih Ada

Bahtiar Rifa'i - detikNews
Selasa, 14 Jan 2020 15:22 WIB
Kondisi pasca-banjir bandang di Lebak (Foto: ANTARA FOTO/Weli Ayu Rejeki)
Lebak - Status tanggap darurat bencana banjir bandang dan longsor di Kabupaten Lebak, Banten, sudah berakhir. Meski demikian, warga masih ada yang menjadi pengungsi.

"Status tanggap darurat ditetapkan sampai tanggal 14 (Januari 2020), sudah berhenti. Karena secara umum bahwa penanganan bencana walaupun masih ada, pengungsi tetap ada, tapi tidak lanjut," kata Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kusmayadi di Serang, Selasa (14/1/2020).



Dia mengatakan BPBD bakal menetapkan masa transisi darurat bencana. Selain itu, proses rehabilitasi kawasan yang terdampak bencana juga bakal dilakukan.

Meskipun status tanggap darurat bencana berakhir, bantuan logistik dan posko bantuan tetap disediakan ke pengungsi. Dia mengatakan masih ada 2 desa yang masih sulit diakses menggunakan kendaraan bermotor yaitu di Gunung Juang dan satu desa perbatasan dengan Kabupaten Bogor.



"Jadi untuk pemulihan tetap berjalan, terutama pemenuhan makan minum termasuk pemeriksaan kesehatan," ucapnya.

Bencana banjir dan longsor di Lebak merusak total 30 jembatan. 2 ruas jalan rusak di Jl Pasirkuray-Cisitu dan Gunungwangun. Ditambah 19 sekolah dari tingkat TK sampai SMP. Selain itu, bencana ini juga merusak total 1.310 rumah. (bri/haf)