Baca Eksepsi, Kivlan Sebut Nama Wiranto, Luhut dan BG Ingin Bunuh Dirinya

Faiq Hidayat - detikNews
Selasa, 14 Jan 2020 14:30 WIB
Kivlan Zen (Foto: Pradita Utama/detikcom)
Kivlan Zen (Foto: Pradita Utama/detikcom)


Kivlan pun meminta majelis hakim memanggil mantan Kapolri Tito Karnavian dan Kadiv Humas Mabes Polri Irjen M Iqbal sebagai saksi dalam persidangan. Dia menuding mereka membocorkan berita acara pemeriksaan (BAP) salah satu tersangka sehingga menimbulkan kegaduhan di purnawirawan TNI.

"Masih jelas juga dalam ingatan dan mata saya mengenai ucapan Kapolri Jenderal Tito Karnavian bersama Wiranto pada 28 Mei 2019 oleh Irjen M Iqbal dkk menyebutkan berdasarkan BAP tersangka adanya rencana pembunuhan dengan target Wiranto, Luhut Binsar Panjaitan, Budi Gunawan, dan Gories Mere serta Direktur Lembaga Survei Yunarto Wijaya, maka menjadi adil untuk dipanggil ke pengadilan untuk didengar keterangannya yang telah membocorkan isi BAP projustisia kepada masyarakat sehingga timbul kegaduhan setidaknya keluarga besar saya, seagama sealumni abiturien TNI AD," tuturnya.



Dalam perkara ini, Kivlan Zen didakwa atas kepemilikan senjata api (senpi) ilegal dan peluru tajam. Senpi dan peluru dibeli dari sejumlah orang tanpa dilengkapi surat.

Kivlan Zen didakwa dengan Pasal 1 ayat (1) UU Nomor 12/drt/1951 jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP atau Pasal 1 ayat (1) UU Nomor 12/drt/1951 jo Pasal 56 ayat (1) KUHP.
Halaman

(dhn/fjp)