Round-Up

Saat Sinyal Hujan di Indonesia Bikin Lembaga AS Kewalahan

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 14 Jan 2020 07:22 WIB
Foto ilustrasi hujan. (Rifkianto Nugroho/detikcom)
Jakarta - Ketepatan dalam menangkap sinyal-sinyal akan datangnya hujan diperlukan supaya masyarakat bisa mempersiapkan diri menghadapi keadaan. Namun ternyata membuat prakiraan cuaca di Indonesia bukan pekerjaan mudah.

Soal akurasi prediksi hujan, isu ini mengemuka usai perbincangan masyarakat mengemuka bahwa bakal terjadi hujan deras di Jakarta pada 12 Januari. Nyatanya, tak ada hujan deras di Jakarta pada 12 Januari. Usut punya usut, ramalan viral itu bersumber dari salah tafsir.



Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) untuk Indonesia merilis peringatan cuaca untuk warga negaranya di Indonesia. Peringatan cuaca itu berbahasa Inggris.

"Weather forecasts indicate the greater Jakarta region will experience unusually heavy rainfall through January 12, 2020," demikian bunyi 'Weather Alert' dari Kedubes AS untuk Indonesia, tertanggal 6 Januari 2020.



Menurut Kedubes AS, terdapat kesalahpahaman oleh beberapa masyarakat Indonesia dalam pengartian pengumuman yang ditulis dengan bahasa Inggris. Masyarakat banyak yang mengartikan, 12 Januari bakal terjadi hujan deras. Padahal bukan begitu maksud Kedubes AS. Dalam Twitter resmi Kedubes AS @usembassyjkt, mengunggah tulisan penjelasan.

"Mimin @usembassyjkt dibanjiri pertanyaan ttg peringatan cuaca utk warga negara AS di Indonesia. Nah, kata 'through' dan 'on' itu artinya berbeda loh! Seperti 'sampai tanggal' dan 'pada'. Yuk, belajar #BahasaInggris dgn #MissUnderstanding! Hati-hati ya di musim hujan ini," tulis @usembassyjkt, seperti dilihat detikcom, Kamis (9/1).

Saat Sinyal Hujan di Indonesia Bikin Lembaga AS Kewalahan Duta Besar Amerika Serikat (AS) untuk Indonesia, Joseph R. Donovan Jr, menemui Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Balai Kota (Arief Ikhsanudin/detikcom)

Apakah Kerokan Dapat Menyembuhkan Masuk Angin?:



selanjutnya Selanjutnya
Halaman
1 2 3 4