Bermodal HP, Napi di Palangka Raya Ngaku TNI AD dan Tipu 70 Orang

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 14 Jan 2020 00:09 WIB
Kapolresta Palangka Raya Kombes Dwi Tunggal Jaladri menginterogasi napi pelaku penipuan yang mengaku anggota TNI AD. (Antara/Adi Wibowo)
Kapolresta Palangka Raya Kombes Dwi Tunggal Jaladri menginterogasi napi pelaku penipuan yang mengaku anggota TNI AD. (Antara/Adi Wibowo)
Jakarta - Seorang narapidana Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng), berinisial EP (26) diduga menipu sekitar 70 orang. EP menipu korban di dalam dan luar negeri menggunakan akun media sosial (medsos) sebagai anggota TNI AD.

"Dia kami tangkap atas laporan dua perempuan yang berdomisili di Kota Palangka Raya. Hasil penyelidikan, ternyata pelaku adalah narapidana Lapas Kelas IIA Palangka Raya," kata Kapolresta Palangka Raya Kombes Dwi Tunggal Jaladri di Palangka Raya, Senin (13/1/2020), seperti dilansir Antara.

EP menipu korban dari dalam penjara bermodal sebuah HP. Pada 2019, EP mengaku meretas akun medsos milik anggota TNI AD yang bertugas di Medan, Sumatera Utara (Sumut).


Pelaku mengunduh seluruh foto dan video yang berisikan kegiatan sehari-hari anggota TNI AD tersebut. Foto dan video itu lalu di-posting di akun Instagram yang dibuatnya dengan nama samaran 'BARGEMESTRI'. Entah bagaimana caranya, lewat ponsel, EP menipu korban yang kebanyakan perempuan dari balik jeruji besi.

EP meminta uang kepada korban lewat transfer dengan cara membujuk korban. Dia menjual janji akan menikahi korban tapi membutuhkan uang untuk bisa pindah ke tempat tugasnya yang lama, yaitu tempat korban tinggal.

"Atas iming-iming itu, para korbannya langsung mengirimkan uang kepada yang bersangkutan, hingga kalau ditotal dari pertengahan 2019 sampai Januari 2020, korban berjumlah sekitar 70 orang lebih dan total uang hasil penipuan itu berjumlah sekitar Rp 500 juta lebih," kata Jaladri.




Simak juga video Ombudsman RI Temukan Sel Napi Korupsi Lapas Cibinong Difasilitasi:


Selanjutnya
Halaman
1 2