Tambang Emas Ilegal di 3 Kecamatan Kabupaten Bogor Sudah Ditutup Polisi

Sachril Agustin - detikNews
Senin, 13 Jan 2020 13:09 WIB
Foto: Kapolres Bogor Kabupaten AKBP Muhammad Joni (Sachril-detikcom)
Bogor - Tak hanya di Banten, Polres Bogor juga terus berupaya menelusuri kegiatan tambang emas ilegal di Kabupaten Bogor. Kapolres Bogor AKBP Muhammad Joni mengatakan, banyak usaha tambang liar yang telah ditutup polisi.

"Di mana saja, itu di wilayah (Kecamatan) Cigudeg, Sukajaya termasuk di wilayah Nanggung. Ini yang terindikasi ada PETI (pertambangan emas tanpa izin)-nya," kata Joni, di Polres Bogor, Jalan Tegar Beriman, Cibinong, Kabupaten Bogor, Senin (13/1/2020).

Namun, Joni tidak menjelaskan secara rinci ada berapa usaha tambang liar yang disegel. Dia hanya mengatakan, penutupan lubang liar ini sesuai atensi Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) yang mengatakan agar tidak ada lagi penambangan emas ilegal.



Selain itu diketahui, ada banyak penambangan emas ilegal di Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHN). Mengenai hal itu, Joni mengatakan bahwa hanya ada 1 desa di Kabupaten Bogor saja yang berada di Gunung Halimun, yakni Desa Cisarua, Sukajaya.

"Kita hanya di desa Cisarua sisanya di wilayah Lebak, Banten," ujarnya.