Satgas 115 Nasibmu Kini

Deden Gunawan - detikNews
Jumat, 10 Jan 2020 12:38 WIB
Foto: Penangkapan kapal pencuri ikan asal Vietnam (Dok. KKP)
Jakarta - Empat tahun bertugas menjaga laut Indonesia dari pencuri ikan kini Satgas 115 Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) hanya tinggal kenangan. Lembaga yang telah menangkap dan menenggelamkan ratusan kapal pencuri ikan dari negara asing sudah purnatugas sejak 31 Desember 2019 lalu.

Satgas 115 atau bisa disebut satgas antipencurian ikan dibentuk Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada tanggal 19 Oktober 2015 melalui Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 115 Tahun 2015 merupakan tonggak pemberantasan penangkapan ikan secara ilegal atau illegal fishing. Nomor Perpres 115 yang kemudian dijadikan ikon satgas tersebut.

Selanjutnya Satgas membentuk Tim Gabungan yang dipimpin Komandan Sektor (On Scene Commander) di laut dan melaksanakan operasi penegakan hukum pemberantasan penangkapan ikan secara ilegal berdasarkan data intelijen, dimana dalam melaksanakan tugasnya, Komandan Satgas mendapatkan arahan dari para menteri koordinator, Panglima Tentara Nasional Indonesia, Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, dan Jaksa Agung Republik Indonesia.

Mantan Koordinator Staf Khusus Satgas 115 Mas Achmad Santosa menyatakan Satgas 115 hanya tinggal nama belaka. "Wadahnya memang masih ada tapi orang-orangnya sudah bubar karena tidak ada sertijab pasca pergantian Ibu Susi Pudjiastuti ke Pak Edhy Prabowo," ujar Mas Achmad Santosa yang akrab disapa Ota saat berbincang dengan detikcom, Rabu, 8 Januari 2020.

Dikatakan Ota, sebenarnya pada November 2019 saat pergantian Menteri KKP, dia mengusulkan seharusnya dilakukan juga serah terima jabatan Komandan Satgas 115 dari Susi ke Edhy Prabowo. Sertijab itu dirasa penting untuk ambil alih pekerjaan dan hasilnya apa selama ini sehingga bisa dibaca oleh komandan yang baru.
Selanjutnya
Halaman
1 2 3