Anies: Jakarta Kota Termacet Ke-4 di 2017, Kita Mau Keluar dari 10 Besar

Matius Alfons - detikNews
Jumat, 10 Jan 2020 10:46 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (Matius Alfons/detikcom)
Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menargetkan Jakarta tidak akan lagi masuk ke dalam 10 kota termacet. Anies menyebut akan ada transportasi yang lebih baik untuk mendukung upaya ini.

"Tomtom Traffic Index menempatkan Jakarta sebagai kota termacet di dunia nomor 4 tahun 2017. Dalam setahun turun menjadi nomor 7 di dunia. Nah, kita berencana keluar dari 10 besar. Jadi kita nanti turun dari situ semua, tidak lagi menjadi kota termacet. Kenapa? Karena warganya pindah dari kendaraan pribadi ke kendaraan umum," kata Anies saat memberi sambutan di Kementerian BUMN, Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (10/1/2020).


Anies melihat ada keinginan warga Jakarta untuk berpindah ke moda transportasi umum. Karena itu, Anies menyebut ini menjadi tantangan memajukan transportasi di Jakarta.

"Inilah sebabnya indikasi awal menunjukkan warga Jakarta mau pindah ke kendaraan umum. Tantangan kita adalah memberikan kendaraan umum terintegrasi, yang terjangkau secara harga, terjangkau secara geografis," ucap Anies.


Selain itu, untuk mendukung upaya tersebut, Anies mengatakan, pada Maret 2020, akan ada empat stasiun yang dimodifikasi. Dia menyebut Stasiun Senen, Juanda, Tanah Abang, dan Sudirman akan menjadi stasiun terintegrasi.

"Diharapkan bulan Maret, yang awalnya ada empat stasiun yang akan tampak beda, ini stasiun model integrasi, Stasiun Senen, Tanah Abang, Juanda, dan Sudirman. (Di) empat (stasiun) itu nanti, orang akan rasakan, 'oh begini integrasi itu'. Empat ini akan jadi contoh dan Maret nanti bisa tuntas," ungkap Anies.


Simak Video "Sentimen Publik Terhadap Anies Baswedan Saat Tangani Banjir Jakarta"

[Gambas:Video 20detik]

(maa/gbr)