Round-Up

Bioskop di Aceh Ditolak Ulama

Agus Setyadi - detikNews
Selasa, 07 Jan 2020 07:40 WIB
Foto: Garuda Theatre di Banda Aceh (Agus Setyadi/detikcom)

Namun saat ini gedung tersebut sudah dialihfungsikan menjadi gedung Information Technology Learning Center (ITLC) Banda Aceh. Bioskop di Aceh ketika tsunami menerjang pada 26 Desember 2004 lalu. Namun, sebenarnya kejayaan bioskop di Banda Aceh berakhir ketika Aceh ditetapkan sebagai daerah darurat militer.

Dulu di Banda Aceh, ada beberapa bioskop seperti Pas 21 di lantai atas Pasar Atjeh, Gajah Theater di kawasan Simpang Lima, Bioskop Jelita di Beurawe serta Garuda Theatre di Jalan Imam Bonjol, Kampung Baru. Bioskop di Tanah Rencong seperti tempat lain yaitu memutarkan film terbaru serta penonton tidak dipisah.


Seorang warga, Rizal (40), berharap Pemkot Banda Aceh kembali membuka bioskop di ibukota Provinsi Aceh. Soalnya, selama ini banyak warga Aceh memilih menonton di luar Serambi Mekah.

"Kami berharap ada lagi bioskop. Konsepnya disesuaikan dengan syariat Islam. Konsep kita kembalikan ke pemerintah," sebut Rizal.


Sebelumnya, Pemkot Banda Aceh mengaku akan membuat qanun (Perda) jika ada investor yang mau membangun bioskop di Kutaraja. Qanun yang dipersiapkan merujuk pada negara-negara Islam yang sudah memiliki bioskop seperti Brunei Darussalam dan Arab Saudi yang sudah duluan memiliki tempat nonton film-film tersebut.

Pemkot Banda Aceh ingin melihat perlakuan bioskop di negara lain sehingga nantinya menjadi rujukan jika membangun bioskop di Tanah Rencong. Hal itu agar bioskop yang dibangun tidak bertentangan dengan syariat Islam.

"Kalau nanti sudah ada wacana investor membangun bioskop kita sebelumnya menyiapkan qanun dulu. Jadi tidak mendahului," kata Wali Kota Banda Aceh Aminullah kepada detikcom usai menjadi narasumber dalam program 'wali kota menjawab' yang digelar di Pendopo Wali Kota, Selasa (17/9/2019) lalu.
Halaman

(jbr/gbr)