Jokowi Tak Mau Tawar-menawar soal Natuna, Dahnil: Cara Prabowo Paralel

Gibran Maulana Ibrahim - detikNews
Selasa, 07 Jan 2020 06:35 WIB
Foto: Prabowo Subianto (Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan tak ada tawar-menawar kedaulatan terkait masalah perairan Natuna. Kementerian Pertahanan (Kemhan) menyebut cara-cara yang akan ditempuh Menhan Prabowo Subianto paralel atau sejajar dengan sikap Jokowi.

"Kedaulatan dan hak berdaulat Indonesia tidak bisa ditawar-menawar kan itu sikap resmi kita, dalam bahasa Pak Menhan kita lakukan dengan cara baik dan damai, paralel dengan statement Presiden," kata Staf Khusus Bidang Komunikasi Publik dan Hubungan Antarlembaga Menhan RI, Dahnil Anzar Simanjuntak, Selasa (7/1/2020).


Dahnil menegaskan Zona Ekonomi Eksklusif Natuna adalah wilayah berdaulat RI. Menurutnya, China tak bisa membantah hal tersebut.

"ZEE Natuna adalah wilayah hak berdaulat kita dan itu final diputuskan oleh UNCLOS 1982 di mana RRT menjadi bagiannya. Artinya itu tak bisa diganggu-gugat oleh RRT dan mereka wajib mematuhinya," tegas Dahnil.


Jokowi sebelumnya memuji pernyataan jajarannya mengenai perairan Natuna. Jokowi mengatakan kedaulatan NKRI tidak bisa ditawar.

"Berkaitan dengan Natuna, saya kira seluruh statement yang disampaikan sudah sangat baik bahwa tidak ada yang namanya tawar-menawar mengenai kedaulatan, mengenai teritorial negara kita," ujar Jokowi dalam sidang kabinet paripurna di Istana Negara, Jakarta Pusat, Senin (6/1). (gbr/sam)