Round-Up

Akhir Rehabilitasi Kasus Narkoba Medina Zein

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 03 Jan 2020 20:30 WIB
Foto Medina Zein: Dok. Instagram @medinazein
Jakarta - Perjalanan kasus narkoba Medina Zein memasuki tahap akhir. Setelah ditetapkan menjadi tersangka, Medina kini harus menjalani rehabilitasi selama 3 bulan.

Berawal dari penangkapan Kakak Ipar Medina, Ibra Azhari yang ditangkap di rumahnya, kawasan Pejaten, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Sabtu (21/12/2019 malam. Dari penangkapan Ibra, polisi menyita sejumlah barang bukti di antaranya sabu.

Dari penangkapan Ibra ini, ada sekitar 7 orang yang diamankan oleh polisi, nah nama Medina Zein ini disebut oleh salah satu tersangka. Setelah itu, polisi kemudian mengecek sendiri ke Medina, Medina juga menjalani rangkaian pemeriksaan mulai dari tes urine hingga terakhir tes rambut.

Dari hasil tes urine, Medina dinyatakan positif mengkonsumsi narkoba. Narkoba yang digunakan adalah jenis amphetamine dan methampetamine.

"Tes urinenya terbukti semuanya mengandung amphetamine sama methametamine semuanya ya," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Senin (30/12).

Di hari yang sama setelah merilis hasil tes urine Medina, polisi lantas menetapkan Medina sebagai tersangka kasus narkoba ini. Medina kemudian ditahan oleh Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya.



Setelah terbukti mengkonsumsi narkoba melalui tes urine, polisi kemudian memeriksa Medina kembali dengan tes rambut. Hasilnya, Medina tidak terbukti menggunakan narkotika.

"Jadi diputuskan untuk Medina Zein ini akan dilaksanakan rehab terhadap yang bersangkutan. Rehabilitasi dilaksanakan di Lemdikpol di Pasar Jumat. Hari ini akan kita berangkatkan di sana," kata Yusri, Jumat (3/1/2020).

Yusri menyebut Medina dinyatakan positif amfetamin dan metafetamin berdasarkan hasil tes urine. Namun saat di tes rambut, hasilnya rambut medina tidak terditeksi menggunakan narkotika karena diduga merupakan pemakai baru.

"Hasilnya sudah keluar juga yang IA (Ibra Azhari) sudah lama gunakan amfetamin. untuk MZ ini tidak bisa terdeteksi dalam arti kata penggunaanya belum tertalu lama saat kita tangkap MZ barang bukti hanya HP," ujar Yusri.


Tonton juga Polisi Bantah Medina Zein Pakai Amfetamin atas Izin Dokter :


Selanjutnya
Halaman
1 2